Matangkan Pelantikan Presiden, MPR Bertemu Presiden Joko Widodo

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers usai menjenguk Menkopolhukam Wiranto di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (10/10/2019). - Suara.com/Arya Manggala]
16 Oktober 2019 13:07 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Persiapan pelantikan presiden dan wakil presiden terus dilakukan. Pimpinan MPR dan Presiden Joko Widodo bertemu untuk mematangkan rencana pelantikan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019—2024 pada 20 Oktober mendatang.

"Alhamdulillah, semua berjalan lancar. Persiapan pelantikan Bapak Presiden kita harapkan tanggal 20 Oktober," kata Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad di lingkungan Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Hadir dalam rapat konsultasi tersebut 10 orang pimpinan MPR. Ketua MPR Bambang Soesatyo (Fraksi Partai Golkar) hadir bersama para wakil ketua MPR: Ahmad Basarah (Fraksi PDI Perjuangan), Ahmad Muzani (Fraksi Partai Gerindra), Lestari Moerdijat (Fraksi Partai NasDem), Jazilul Fawaid (Fraksi PKB), Syarif Hasan (Fraksi Partai Demokrat), Hidayat Nur Wahid (Fraksi PKS), Zulkifli Hasan (Fraksi PAN), Arsul Sani (Fraksi PPP), dan Fadel Muhammad (DPD).

"Temen-teman dari DPR juga sudah siap, dari daerah datang dan yang menarik dari acara ini tampaknya kita pun tidak akan bawa istri-istri karena mungkin menjaga agar tidak sesak di ruangan, menghindari ada sesuatu yang kurang bagus dalam pelaksanaannya," kata Fadel.

Ia berharap persiapannya luar biasa dan berjalan baik.

"Hari ini difinalkan. Ada tiga hal yang difinalkan. Pertama mengenai jamnya acara, kedua agenda acara, ketiga mungkin materi yang disampaikan oleh beliau sesudah pelantikan. Singkat saja," ungkap Fadel.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR Syarief Hasan mengatakan bahwa pasca pertemuan Presiden Jokowi dan Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 10 Oktober 2019, pertimbangan susunan kabinet diserahkan kepada Presiden Jokowi.

"Kami serahkan sepenuhnya kepada Pak Presiden yang pemegang hak prerogatif. Kami tidak dalam posisi yang demikian (mengajukan menteri), yang jelas semuanya diserahkan kepada Pak Presiden, kepada Pak Jokowi," kata Syarief.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan tiga hal menjelang 20 Oktober 2019.

Ada tiga hal yang dipersiapkan, kata dia, pertama kesiapan rapat sudah dilakukan dengan Sekjen MPR, kedua keamanan, dan ketiga mempersiapkan tamu kepala negara yang akan hadir.

"Misalnya, kami pihak istana sudah siapkan kendaraan terbaik untuk senua tamu negara berikut rangkainnya, begitu juga hotel dan lainnya," kata Heru.

Sumber : Antara