Advertisement
Imigrasi Gencarkan Operasi Antisipasi Provokator Asing
Ilustrasi paspor - Bisnis.com
Advertisement
Harianjogja.com, SURABAYA--Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, mengantisipasi masuknya provokator asing yang mengancam stabilitas keamanan nasional dengan menggencarkan operasi pengawasan orang asing di beberapa wilayah.
Kepala Kanim Kelas I TPI Tanjung Perak Surabaya Romi Yudianto di Surabaya, Senin mengatakan, operasi pengawasan orang asing dilakukan di wilayah Kota Surabaya, Kabupaten Lamongan, Gresik, Bojonegoro dan Tuban, Jawa Timur.
Advertisement
"Pascainsiden di Asrama Mahasiswa Papua, Surabaya, kami sengaja menggencarkan operasi pengawasan orang asing untuk mencegah masuknya provokator asing, serta pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat mengganggu stabilitas keamanan Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya," kata Romi kepada wartawan.
Dia memastikan kegiatan operasi seperti ini ke depan akan terus rutin dilakukan agar tidak terjadi pelanggaran oleh orang asing yang mengganggu keamanan nasional.
BACA JUGA
"Kami mengantisipasi masuknya provokator asing yang dapat semakin memanaskan situasi dan stabilitas keamanan nasional," ucapnya.
Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Jawa Timur Pria Wibawa menegaskan Pemerintah Indonesia menganut prinsip selective policy, yaitu kebijakan berdasarkan prinsip selektif dalam menerima kedatangan orang asing.
Berdasarkan prinsip itu, kata dia, hanya orang-orang asing yang dapat memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat, bangsa dan negara Republik Indonesia yang diizinkan masuk.
"Ini artinya mereka yang diizinkan masuk tidak membahayakan keamanan dan ketertiban, serta tidak bermusuhan baik terhadap rakyat mau pun Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan UUD 1945," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Ancaman Trump Picu Ketegangan Baru, China Minta Perang Dihentikan
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Kasus Amsal Sitepu: DPR RI Minta Kejagung Sanksi Tegas Kajari Karo
- Cicilan Koperasi Desa Kini Ditanggung Negara lewat Dana Daerah
- Ribuan Dapur MBG Bermasalah Program Gizi Disorot
- Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon UE Ikut Berduka
- Gelombang Penumpang Kereta Mengular di Awal Libur Paskah
Advertisement
Advertisement









