Ahmad Muzani Blak-blakan, Ada Tawaran dari Istana untuk Gerindra

Ahmad Muzani, Sekjen Gerindra. - Suara
07 Oktober 2019 21:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Partai Gerindra akhirnya blak-blakan soal tawaran berkoalisi ke partai yang menjadi oposisi pemerintah pada gelaran Pilpres lalu.

Sekretaris Jendral Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku ada orang-orang yang menginginkan partainya untuk bergabung dengan partai koalisi Jokowi. Kata dia, pihak Istana telah mengutus orang untuk berbicara kemungkinan koalisi tersebut.

"Pembicaraan itu memang ada dan kita tidak bisa pungkiri bahwa ada pembicaraan, ada pemikiran di sekitar Istana untuk itu," kata Muzani di DPR, Senin (7/10/2019).

Kendati begitu, hingga saat ini Ketua Umum Partai Gerindra belum memutuskan apakah akan berkoalisi atau menjadi oposisi. Sebab Prabowo juga mempertimbangkan posisi partainya yang bersebrangan dengan pemerintah.

"Sekali lagi, kita tidak serta merta menerima tawaran itu, tidak. Karena sekali lagi kita merasa 2019 dalam Pilpres kemarin kita adalah kompetitor yang berseberangan dengan Jokowi," tuturnya.

Di samping itu, Muzani menyatakan, ketua umumnya juga berpikir akan janji yang telah disampaikan kepada masyarakat pada Pilpres 2019 seperti swasembada pangan, air, energi dan lainnya.

"Kalau sampai iya, kalau ini benar bahwa ini adalah panggilan negara, tugas negara, maka beliau memikirkan bahwa panggilan dan tugas negara tersebut harus dimaknai sebagai sebuah cara kita untuk menyicil, membayar utang kampanye kalau itu sebagai cara kita mencicil membayar utang kampanye," kata dia.

"Jadi Pak Prabowo tidak gede rumongso atau tidak menggegeret, beliau masih menunggu proses ini sebagai sebuah cara kita kelola negara bila kita ditawari dan itu betul-betul jadi tugas negara," tukasnya.

Sumber : Okezone.com