Advertisement
Nasdem Minta Gerindra Tetap Jadi Oposisi
Partai Gerindra - JIBI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Nasdem menyatakan sikap bahwa Partai Gerindra sebaiknya tidak masuk ke dalam lingkaran kabinet kerja jilid II Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
Politikus Nasdem Irma Suryani Chaniago menekankan, lebih baik Gerindra tetap menjadi partai oposisi pemerintahan. Menurutnya, hal itu bagus untuk proses demokrasi lantaran terwujudnya check and balances di roda pemerintahan.
Advertisement
"Sejak awal saya ingatkan sebaiknya yang kalah tetap diluar, jadilah kontrol sistem yang efektif terhadap kebijakan yang negatif impact terhadap kondisi sosial ekonomi rakyat. Jangan terlalu fragmatis dan hanya mikir 2024," kata Irma di Jakarta, Senin (7/10/2019).
Sinyal masuknya Gerindra ke dalam kabinet kerja jilid II Jokowi kembali mencuat setelah pemilihan kursi jabatan di DPR dan MPR. Bahkan, partai besutan Prabowo Subianto itu diisukan mendapatkan jatah menteri sebanyak tiga kursi.
BACA JUGA
Namun, baik Gerindra ataupun koalisi Jokowi sampai dewasa ini masih belum bisa memastikan kebenaran dari jatah kursi menteri tersebut. Mengingat, status Gerindra yang selama Pemilu 2019 selalu keras terhadap Jokowi dan koalisi.
Irma menambahkan, terkait dengan munculnya gelombang massa beberapa waktu lalu. Menurutnya, hal itu lantaran tidak adanya pihak yang berperan sebagai pihak oposisi.
"Jawabannya karena yang seharusnya melakukan kontrol malah ikut nimbrung di pemerintah. Akibatnya tidak ada yang melakukan check and balance terhadap regulasi dan anggaran," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Longsor dan Pergerakan Tanah Terjang Tiga Kecamatan di Bogor
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Industri Minuman Alkohol Sumbang Triliunan Rupiah ke Ekonomi Nasional
- KJRI Johor Bahru Ungkap Kronologi Penyelundupan 7,5 Ton Pasir Timah
- Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 30 Januari, Permudah Mobilitas Warga
- Disdikpora Kulonprogo Beri Tali Asih Siswa SD Bawa Adik ke Sekolah
- Uni Eropa Tetapkan IRGC Iran Sebagai Organisasi Teroris
- China Eksekusi 11 Terpidana Jaringan Penipuan Lintas Negara
- Investasi Kulonprogo 2025 Tembus Rp566 Miliar, PSN YIA Jadi Pengungkit
Advertisement
Advertisement




