Advertisement
Ada Isu Gerindra Terima Jatah Menteri, Begini Kata Puan Maharani ...
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri (kedua kanan) didampingi Puan Maharani (kiri) dan Prananda Prabowo (kanan) menerima Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) di kediaman Jalan Teuku Umar, Jakarta, Rabu (24/7 - 2019).ANTARA/Puspa Perwitasari
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pada Minggu (20/10/2019) nanti, Pemerintahan Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin bakal resmi dilantik. Hingga saat ini, kabinet yang akan membantu mereka di pemerintahan dalam proses penyusunan.
Dalam proses itu, dilempar isu Partai Gerindra akan mendapat jatah menteri. Menanggapi itu, Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani, yang saat ini menjabat sebagai Ketua DPR RI, mengatakan bahwa urusan menteri adalah hak prerogatif presiden.
Advertisement
Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada pemilu 2019 belum dapat dipastikan diterima oleh partai pengusung, khususnya PDIP.
“Ya kan tidak bisa serta merta PDIP menyatakan iya setuju atau tidak setuju. Kita ada partai lain yang kemudian bersama-sama dengan Pak Jokowi,” katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (7/10/2019).
BACA JUGA
Oleh karena itu, Puan menjelaskan bahwa apabila benar Gerindra dapat jatah menteri, tentu harus dibicarakan secara matang dan bersama-sama partai pengusung.
“Setuju tidak setuju, kita lihat saja. Presiden belum ngajak ngomong,” jelasnya.
Penyebar isu Gerindra dapat menteri adalah Arief Poyuono yang merupakan Wakil Ketua Umum Gerindra. Dia mengaku bahwa partainya meminta tiga menteri untuk Edhy Prabowo, Fadli Zon, dan Sandiaga Uno.
Akan tetapi pernyataan itu langsung dibantah Juru Bicara Prabowo, Dahnil Anzar Simanjuntak. Tiga menteri itu tidak benar. Setiap Prabowo bertemu dengan Jokowi atau Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, tak ada pembicaraan soal jatah kabinet.
“Pada Prinsipnya, Pak Prabowo siap membantu bangsa dan negara di mana pun posisinya. Yang jelas beliau aktif menyampaikan pemikiran-pemikirannya untuk kepentingan rakyat kebanyakan,” katanya melalui pesan instan, Jumat (4/10/2019).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KA Prameks Kutoarjo Jogja Operasikan Empat Perjalanan pada Jumat
- Jenazah Bos Jarum Akan Disemayamkan di Jakarta dan Kudus
- Kampanye Keselamatan, Komisi A DPRD DIY Ajak Pemudik Cek Kendaraan
- Jemaah Salat Id di Masjid Gedhe Meluber hingga Sekitar Alun-Alun
- Salat Id di Gumuk Pasir Bantul, Umat Muslim Diajak Pererat Persatuan
- Prabowo Sentil Mobil Dinas Gubernur Rp8 Miliar
- Polri Evaluasi Pemberlakuan One Way Nasional
Advertisement
Advertisement









