Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Tjahjo Kumolo/Antara-Nova Wahyudi
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Pelaksana Tugas Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Plt Menkumham) Tjahjo Kumolo mengingatkan untuk senantiasa waspada dan menyiapkan diri dalam rangka menuntaskan konsolidasi demokrasi khususnya pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober 2019.
Hal itu disampaikan Tjahjo Kumolo dalam amanatnya saat menjadi Inspektur Upacara pada Apel Pagi bersama seluruh jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Jalan H.R. Rasuna Said Kavling 6-7, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (7/10/2019).
Seperti diketahui, Tjahjo Kumolo merangkap jabatan selain menjadi Menteri Dalam Negeri juga Plt Menkumham berdasarkan Keputusan Presiden sejak tanggal 1 Oktober 2019. Menkumham sebelumnya, Yasonna Laoly mundur dari jabatannya setelah terpilih dan dilantik sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat periode 2019-2024.
Tjahjo Kumolo mengatakan, selain pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, agenda demokrasi pada tahun depan berlangsung Pemilihan Kepala Daerah serentak di 270 daerah juga perlu diperhatikan.
Ia meminta khususnya kepada Direktur Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan inspeksi mendadak ke lembaga pemasyarakatan (Lapas) untuk menghindari terjadinya kerusuhan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan menjelang agenda tersebut.
Tjahjo mengingatkan kepada seluruh jajaran Kemenkumham untuk ikut menjaga stabilitas keamanan nasional.
Dia mengatakan bahwa tantangan ke depan yang dihadapi bangsa Indonesia akan semakin kompleks.
“Tantangan yang dihadapi bangsa ini semakin kompleks, masih ada masalah yang harus kita hadapi selama 74 tahun merdeka seperti masalah gizi anak, ketersediaan air bersih, masih tingginya angka kematian ibu hamil, semakin tingginya penyakit malaria, juga masalah sandang, pangan dan papan. Itu adalah tugas kita yang masih belum selesai,” kata Tjahjo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.