SD Negeri di Semarang Kurang Murid, Disdik Cek Pergeseran Pilihan
Disdik Kota Semarang mengevaluasi penyebab sejumlah SD negeri kekurangan murid meski lulusan PAUD mencapai lebih dari 22 ribu anak pada 2026.
Foto ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. - Foto dibuat oleh Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANYUWANGI—Penguatan sistem distribusi kebutuhan pokok menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur. Pemerintah Provinsi Jawa Timur menilai ketersediaan pasokan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), Minyakita, hingga LPG 3 kilogram harus terjaga agar koperasi mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Selain kesiapan pengelola koperasi, dukungan ekosistem distribusi yang melibatkan berbagai pihak juga dinilai menjadi kunci agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan mudah dan berkelanjutan melalui KDKMP.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan pihaknya ingin memastikan akses distribusi dari Perum Bulog dan PT Pertamina Patra Niaga dapat berjalan secara efektif sehingga masyarakat tidak mengalami kekosongan stok saat datang ke koperasi.
"Kami ingin memastikan proses akses ke Bulog dan Pertamina Patra Niaga bisa efektif, dan jangan sampai masyarakat datang ke Kopdes Merah Putih tetapi beras SPHP tidak tersedia, Minyakita tidak tersedia, atau LPG 3 kilogram juga tidak tersedia. Ketersediaan stok harus dijaga oleh seluruh ekosistem," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (19/7/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah usai meninjau Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu di Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (18/7/2026). Kunjungan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan operasional koperasi sekaligus mendorong penguatan jejaring distribusi bersama Perum Bulog, PT Pertamina Patra Niaga, dan sejumlah mitra strategis lainnya.
Menurut Khofifah, KDKMP di Jawa Timur perlu diperkuat agar mampu bertransformasi menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat. Peran koperasi tidak hanya sebatas menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Ia menegaskan dukungan terhadap ketersediaan pasokan kebutuhan pokok dan LPG 3 kilogram harus dilakukan secara berkelanjutan agar manfaat koperasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada pengelola dan pengurus KKMP Tukangkayu yang dinilai berhasil mengembangkan koperasi hingga menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih kepada yang telah menginisiasi koperasi kelurahan tersebut, operasionalisasinya sangat bergantung pada kekuatan, komitmen dan kemampuan para pengelolanya," tuturnya.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat seluruh KDKMP di wilayah tersebut telah mengantongi izin dan berbadan hukum sejak Juli 2025. Saat ini, pemerintah daerah tengah melakukan identifikasi terhadap seluruh koperasi untuk memastikan operasionalnya berjalan optimal dan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Salah satu tantangan yang masih dihadapi adalah mekanisme akses pasokan bahan kebutuhan pokok dari Perum Bulog dan PT Pertamina Patra Niaga. Oleh karena itu, penguatan regulasi dan dukungan lintas sektor dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan KDKMP di berbagai daerah.
Khofifah menilai KDKMP akan terus tumbuh produktif apabila mendapatkan dukungan dari seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, distributor, hingga masyarakat sebagai konsumen.
"Kami apresiasi capaian KDKMP Tukangkayu yang berhasil masuk jajaran 10 besar KDKMP terbaik di Jawa Timur. Saya apresiasi kepada pengurus dan pengelola yang telah menjadi bagian dari orkestrasi bersama pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan membangun ekosistem ekonomi yang semakin maju," ujarnya.
Keberhasilan penguatan ekosistem distribusi dinilai tidak hanya akan meningkatkan kualitas layanan koperasi, tetapi juga memberikan kepastian bagi masyarakat dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dan pasokan yang terjaga melalui KDKMP di berbagai wilayah di Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Disdik Kota Semarang mengevaluasi penyebab sejumlah SD negeri kekurangan murid meski lulusan PAUD mencapai lebih dari 22 ribu anak pada 2026.
FIFA menyebut cooling break tidak memengaruhi hasil pertandingan Piala Dunia 2026, namun aturan tersebut tetap akan dievaluasi usai turnamen.
Bripka E, anggota Polres Wonogiri, ditahan sebagai tersangka dugaan kekerasan seksual berbasis gender online terhadap perempuan 19 tahun.
Saemen Fest 2026 di Jogja mencetak rekor dengan 20.000 penonton. Seluruh tiket habis terjual dan festival dipastikan kembali digelar pada 2027.
All-New Kia Seltos hadir dengan platform K3, ADAS Level 2, dan kabin lebih lega. Harga resmi akan diumumkan di GIIAS 2026.
Persebaya Surabaya ditahan imbang PSIS Semarang 2-2 pada Persebaya 99 Anniversary Game setelah Lorensius Sabda mencetak dua gol.