Korupsi Smart Classroom di Jawa Tengah, Harga TV Diduga Naik 6 Kali Lipat
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Asap mengepul di Teheran, Iran. Ledakan terdengar lagi di Teheran, Iran, 1 Maret 2026. ANTARA/Xinhua/Shadati
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah Iran memutuskan menangguhkan seluruh komitmennya dalam Memorandum Islamabad setelah menilai Amerika Serikat telah melanggar kesepakatan damai yang sebelumnya dimediasi Pakistan. Keputusan tersebut kembali meningkatkan kekhawatiran terhadap eskalasi konflik di Timur Tengah yang hingga kini masih berlangsung.
Langkah Teheran dinilai semakin memperkecil peluang tercapainya penyelesaian diplomatik dalam waktu dekat. Ketidakpastian juga berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan, termasuk terhadap jalur perdagangan internasional dan pasokan energi global apabila ketegangan terus meningkat.
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, menyatakan Amerika Serikat telah menghentikan seluruh komitmennya dalam kerangka Memorandum Islamabad yang disepakati kedua negara pada Juni 2026.
"AS telah melanggar dan menghentikan semua komitmennya dalam kerangka Memorandum Islamabad," kata Gharibabadi dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Fars, Sabtu (18/7/2026).
Menurut Gharibabadi, keputusan Washington tersebut membuat Iran tidak lagi memiliki kewajiban untuk menjalankan isi memorandum yang sebelumnya disepakati.
"Dengan demikian, kami juga telah menangguhkan komitmen kami. Kami tidak akan melaksanakannya karena kami sibuk mempertahankan negara ini," ujarnya.
Pernyataan itu menjadi perkembangan terbaru yang menandai memburuknya hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat di tengah meningkatnya konfrontasi militer di kawasan Timur Tengah.
Memorandum Islamabad sebelumnya disepakati pada Juni 2026 melalui mediasi Pakistan. Kesepakatan tersebut dirancang sebagai langkah awal untuk menghentikan perang sekaligus membuka jalan menuju perjanjian damai yang lebih permanen antara kedua negara.
Namun, implementasi memorandum tersebut tidak berjalan sesuai harapan. Dalam beberapa pekan terakhir, kedua negara masih saling melontarkan tudingan terkait pelanggaran komitmen yang telah disepakati. Situasi tersebut membuat upaya diplomasi yang sempat dibangun menghadapi hambatan baru.
Ketegangan yang terus berlanjut juga memperbesar risiko eskalasi konflik di Timur Tengah. Kawasan tersebut selama ini memiliki peran strategis dalam rantai perdagangan global dan menjadi salah satu pemasok utama energi dunia. Setiap perkembangan konflik berpotensi memberikan dampak terhadap stabilitas ekonomi internasional.
Penangguhan komitmen oleh Iran diperkirakan semakin mempersulit upaya negosiasi damai dalam waktu dekat. Di sisi lain, belum terdapat indikasi mengenai langkah lanjutan yang akan ditempuh kedua negara untuk menghidupkan kembali kesepakatan yang telah dicapai melalui mediasi Pakistan.
Perkembangan situasi Iran dan Amerika Serikat menjadi perhatian dunia internasional mengingat dampaknya yang tidak hanya dirasakan di kawasan Timur Tengah, tetapi juga berpotensi memengaruhi stabilitas politik dan ekonomi global apabila konflik terus berlanjut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejati Jateng mengusut dugaan korupsi Smart Classroom di 13 daerah. Harga TV pintar diduga digelembungkan hingga enam kali lipat.
Jadwal KRL Palur-Jogja Kamis 3 September 2026 mulai 05.00 hingga 20.42 WIB. Cek waktu kedatangan di setiap stasiun.
34 santri korban dugaan keracunan di Ponpes Manba'ul Hikam masih dirawat di RSI Siti Hajar dan dijadwalkan pulang Kamis pagi.
Jadwal KRL Jogja-Solo 3 September 2026 tersedia dari Yogyakarta hingga Palur. Cek waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Hasil TKA tahun ini bisa diakses mandiri peserta melalui laman resmi TKA. Kemendikdasmen mengubah mekanisme pengumuman hasil tes.
Asia Tri Jogja 2026 memasuki edisi ke-21 di Sleman dengan tema Embodied Body dan menghadirkan seniman dari empat negara.