Kejagung Persilakan Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Presiden Joko Widodo. /ANTARA FOTO-Puspa Perwitasari]
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo akan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/2019).
Keterangan Kementerian Luar Negeri melalui laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin menyebutkan kedua kepala pemerintahan direncanakan bertemu untuk membahas kerja sama RI–Belanda yang strategis ke depan berdasarkan prinsip kemitraan komprehensif.
Kunjungan Perdana Menteri Rutte ke Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan ke Asia Tenggara dan Pasifik, dengan tujuan selanjutnya ke Selandia Baru dan Australia.
Perdana Menteri Rutte dalam perjalanan ini didampingi oleh Penasihat Utama Bidang Luar Negeri dan Pertahanan serta Koordinator Nasional untuk Keamanan dan Penanggulangan Terorisme Belanda.
Dalam kunjungan satu hari di Indonesia, Perdana Menteri Belanda juga akan menemui, antara lain, kalangan bisnis, pelajar, akademisi dan alumni perguruan tinggi Belanda di Jakarta. Perdana Menteri Rutte terakhir berkunjung ke Indonesia pada November 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Newcastle United resmi menunjuk Matthias Jaissle sebagai pelatih kepala baru menggantikan Eddie Howe menjelang bergulirnya Liga Inggris 2026/2027.
Melalui Program Sedekah Pohon Produktif, DMC Dompet Dhuafa menyalurkan ratusan bibit tanaman buah kepada masyarakat di Kapanewon Pundong, Imogiri, dan Jetis
BNPB melaporkan kebakaran hutan di Gunung Bromo telah melahap sekitar 60 hektare. Helikopter dan drone dikerahkan untuk pemadaman.
BMKG memprakirakan cuaca DIY cerah pada Kamis (6/8/2026), sementara sebagian besar wilayah Indonesia didominasi cerah berawan hingga berawan tebal.
PBB memperingatkan El Nino 2026-2027 berpotensi menyebabkan 49 juta orang mengalami kerawanan pangan akut hingga akhir 2027.