Rupiah Melemah ke Rp17.903, Ini Pemicu Tekanan Global
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
Presiden Joko Widodo. /ANTARA FOTO-Puspa Perwitasari]
Harianjogja.com, JAKARTA--Presiden Joko Widodo akan menerima kunjungan resmi Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (7/10/2019).
Keterangan Kementerian Luar Negeri melalui laman resminya yang dipantau di Jakarta, Senin menyebutkan kedua kepala pemerintahan direncanakan bertemu untuk membahas kerja sama RI–Belanda yang strategis ke depan berdasarkan prinsip kemitraan komprehensif.
Kunjungan Perdana Menteri Rutte ke Indonesia ini merupakan bagian dari rangkaian lawatan ke Asia Tenggara dan Pasifik, dengan tujuan selanjutnya ke Selandia Baru dan Australia.
Perdana Menteri Rutte dalam perjalanan ini didampingi oleh Penasihat Utama Bidang Luar Negeri dan Pertahanan serta Koordinator Nasional untuk Keamanan dan Penanggulangan Terorisme Belanda.
Dalam kunjungan satu hari di Indonesia, Perdana Menteri Belanda juga akan menemui, antara lain, kalangan bisnis, pelajar, akademisi dan alumni perguruan tinggi Belanda di Jakarta. Perdana Menteri Rutte terakhir berkunjung ke Indonesia pada November 2016.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Rupiah melemah 21 poin ke Rp17.903 per dolar AS. Konflik Timur Tengah, dolar AS, The Fed, dan data domestik jadi sorotan
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Jogja, mencapai 91,407 persen dan ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.