40.000 Kopdes Merah Putih Siap Beroperasi pada Oktober 2026
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Foto ilustrasi: Pengungsi dari Wamena, Papua. /Antarafoto
Harianjogja.com, JAYAPURA- Dampak kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua, tercatat 9.078 pengungsi dievakuasi dari daerah tersebut menggunakan pesawat hercules milik TNI AU.
"Mabes TNI AU saat ini menggerahkan tiga pesawat," kata Dan Lanud Silas Papare Marsekal Pertama TNI Triwibowo, Jumat (4/10/2019).
Dia mengatakan, tiga pesawat hercules yang dioperasionalkan itu satu di antaranya dikhususkan untuk mengambil bantuan dari daerah lainnya seperti dari Biak.
Untuk mengangkut pengungsi digunakan dua pesawat hercules dari Jayapura ke Wamena dan sebaliknya. Sedangkan pengungsi yang diangkut ke kampung halamannya di Sulawesi dan Jawa sebanyak 373 orang, kata Marsma TNI Triwibowo.
Ketika ditanya tentang dimana pengungsi ditampung, Dan Lanud Silas Papare mengaku, selain di instalasi militer dan rumah ibadah, mereka ditampung di berbagai lokasi termasuk oleh keluarga dan panguyuban .
“Penampungan pengungsi tersebar bahkan sampai ke Kota Jayapura yang berjarak sekitar 40 KM dari Sentani,” jelas Marsma TNI Triwibawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Jadwal tradisi Bulan Sura di Bantul 2026 menghadirkan Kirab Ngarak Siwur, Nguras Enceh Imogiri, hingga Merti Dusun Mangir.
Jadwal SIM Keliling Sleman Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, tanggal, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Cek jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 5 Juli 2026 lengkap dengan jam keberangkatan, rute, dan tarif Rp12.000
Kebakaran TPA Jatiwaringin membuat Pemkab Tangerang menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari dan menyiapkan operasi TMC.
Pembangunan Mako Brimob Gunungkidul segera dimulai setelah izin pemanfaatan lahan Sultan Ground seluas 1,8 hektare resmi rampung.