DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Petugas mengidentifikasi kecelakaan beruntun di Cipularang. /Antara-Ali Khumaini
Harianjogja.com, BOGOR - Kecelakaan terjadi di KM36+600 Tol Jagorawi, kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) pagi. Akibatnya, tiga orang dilaporkan tewas dan sebagian lainnya luka-luka.
"Terdapat tiga korban jiwa dan langsung dilarikan ke RSUD Ciawi," kata Kepala Departemen Komunikasi dan Pemasaran Irra Susiyanti melalui pesan singkat di Jakarta.
Sementara korban luka-luka dibawa petugas ke RS EMC Sentul dan RS Bina Husada Cibinong.
Irra menyebut peristiwa terjadi pada kendaraan dari arah Bogor pada jalan Tol Jagorawi, tepatnya pada pukul 08.30 WIB.
Kendaraan Suzuki AVP nomor polisi F-1196-DH mengalami kecelakaan tunggal di KM36+600 menjelang GT Sentul
"Penyebab kecelakaan adalah pecah ban belakang, sehingga kendaraan oleng dan terguling," ujar Irra.
Sampai tenggat penayangan berita, petugas terkait masih melakukan pendataan terhadap korban.
"Pada pukul 09.15 WIB lokasi kejadian sudah bersih, lalu lintas ramai lancar," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.