Asap Karhutla Ganggu Bandara Supadio, 73 Jadwal Penerbangan Terdampak
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.
Petugas mengidentifikasi kecelakaan beruntun di Cipularang. /Antara-Ali Khumaini
Harianjogja.com, BOGOR - Kecelakaan terjadi di KM36+600 Tol Jagorawi, kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (15/9/2019) pagi. Akibatnya, tiga orang dilaporkan tewas dan sebagian lainnya luka-luka.
"Terdapat tiga korban jiwa dan langsung dilarikan ke RSUD Ciawi," kata Kepala Departemen Komunikasi dan Pemasaran Irra Susiyanti melalui pesan singkat di Jakarta.
Sementara korban luka-luka dibawa petugas ke RS EMC Sentul dan RS Bina Husada Cibinong.
Irra menyebut peristiwa terjadi pada kendaraan dari arah Bogor pada jalan Tol Jagorawi, tepatnya pada pukul 08.30 WIB.
Kendaraan Suzuki AVP nomor polisi F-1196-DH mengalami kecelakaan tunggal di KM36+600 menjelang GT Sentul
"Penyebab kecelakaan adalah pecah ban belakang, sehingga kendaraan oleng dan terguling," ujar Irra.
Sampai tenggat penayangan berita, petugas terkait masih melakukan pendataan terhadap korban.
"Pada pukul 09.15 WIB lokasi kejadian sudah bersih, lalu lintas ramai lancar," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Asap karhutla membuat jarak pandang di Bandara Supadio hanya 300 meter. Sebanyak 73 penerbangan terdampak penundaan dan perubahan jadwal.
Litto Jogja masuk Top 25 WISH 2026 setelah bersaing dengan 570 usaha pariwisata. Konsepnya menggabungkan alam, wellness dan karakter lokal.
Rumah roboh di Sragen menimpa Satiyem, 83, hingga meninggal. Korban berada di teras saat bangunan rumahnya ambruk.
Pergantian Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara dinilai membuat pasar tetap stabil karena memberi kepastian fiskal.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu. Pergantian ini dinilai positif, tetapi rupiah dan pasar obligasi berpotensi volatil dalam jangka pendek.