Kantor Bupati Bulungan Ludes Terbakar, 1 Petugas Damkar Terluka
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
Ilustrasi Pancasila/JIBI
Harianjogja.com, MALANG--Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi di Malang menyatakan pihaknya berencana untuk memisahkan pelajaran Pancasila, yang selama ini tergabung dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKN).
Muhadjir mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan kajian lebih dalam terkait rencana tersebut. Pemisahan tersebut bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada para siswa.
"Kami sedang mengkaji lebih dalam, untuk kemungkinan memisahkan pelajaran Pancasila dari pelajaran kewarganegaraan," katanya usai menghadiri Simposium Nasional Penanaman Nilai Pancasila.
Rencana pemisahan tersebut, dikarenakan selama ini dalam mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, para siswa cenderung mendapatkan pengetahuan ketimbang penanaman nilai-nilai Pancasila.
Padahal, lanjut Muhadjir, penanaman nilai-nilai Pancasila merupakan hal yang penting untuk dilakukan sejak dini. Menurutnya, tema mata pelajaran Pancasila itu bukan sebatas ilmu pengetahuan, akan tetapi lebih kepada penanaman nilai-nilai kepada anak didik.
Jika rencana tersebut berjalan, mata pelajaran Pancasila itu akan dilaksanakan mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga perguruan tinggi.
"Tema pancasila itu bukan pengetahuan, akan tetapi penanaman nilai. Nanti, akan dilaksanakan mulai jenjang PAUD sampai perguruan tinggi," ujar Muhadjir.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terus berupaya untuk melaksanakan berbagai metode, strategi, serta penddekatan dalam kaitannya untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada peserta didik, khususnya generasi muda Indonesia.
Salah satu tantangan yang dihadapi khususnya pada era teknologi saat ini adalah banyaknya informasi yang beredar dan mudah diakses oleh siapa saja, termasuk anak-anak. Banyak informasi yang mendukung implementasi nilai-nilai Pancasila, atau bahkan yang sebaliknya.
Informasi yang beredar di dunia maya tersebut, harus disaring terlebih dahulu yang tentunya sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Peranan seorang guru menjadi penting dalam upaya untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda Indonesia tentang nilai Pancasila.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kebakaran Kantor Bupati Bulungan di Kaltara menyebabkan petugas damkar terluka terkena pecahan kaca saat proses pemadaman berlangsung.
Pembayaran ganti rugi tol Jogja-Kulon Progo di Bantul kembali cair Rp57,08 miliar untuk 53 bidang tanah di Argomulyo Sedayu.
Moh Zaki Ubaidillah lolos ke perempatfinal Malaysia Masters 2026 usai menang dramatis, sementara Bobby/Melati tersingkir di 16 besar.
Jadwal bola malam ini 21-22 Mei 2026 menghadirkan duel penentuan juara Liga Arab Saudi antara Al-Nassr dan Al-Hilal.
Pemda DIY matangkan penataan eks Parkir ABA dan Panggung Krapyak dengan konsep ruang hijau minim bangunan, RTH ditargetkan mulai 2026.
Polresta Banyumas menangkap tiga pelaku pencurian aset BTS di dua lokasi dan menduga aksi dilakukan di banyak TKP lain.