BLBI Dinyatakan Lunas, Hardjuno Pertanyakan Hak Tagih Rp110 Triliun
Pemerintah menyatakan kewajiban BLBI Rp218,3 triliun ke BI lunas. Hardjuno menyoroti hak tagih negara dan beban fiskal yang masih perlu dijelaskan.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, BANYUMAS - Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Banyumas Ady Candra menyampaikan ada seorang penambang pasir yang tenggelam di Sungai Serayu, Desa Kaliori, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.
"Berdasarkan informasi yang kami terima, peristiwa nahas tersebut terjadi pukul 07.30 WIB di Sungai Serayu, Depo Pasir Wogen, Desa Kaliori RT04 RW06, Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor," katanya di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (6/9/2019).
Ia mengatakan, peristiwa nahas itu berawal saat korban atas nama Arwit Budiyono alias Jebul, 30, warga Desa Wlahar Wetan RT05 RW02, Kecamatan Kalibagor, Banyumas, sedang menambang pasir di Sungai Serayu bersama Sapin, 60, warga Desa Kaliori, Kecamatan Kalibagor.
Setelah perahunya diisi pasir hingga penuh, kata dia, Arwit bermaksud kembali ke pangkalan untuk bongkar muatan di Depo Pasir Wogen.
Namun ketika membelokkan perahu, tiba-tiba mesin perahunya tidak bisa dikendalikan dan pegangan mesinnya mengenai dada Arwit.
Oleh karena itu, Arwit terlempar dari perahu hingga akhirnya masuk ke air dan tenggelam di Sungai Serayu bersama mesin yang lepas dari perahu, sedangkan Sapin masih berada di atas perahu bermuatan pasir.
"Kejadian tersebut selanjutnya dilaporkan kepada perangkat desa Kaliori yang diteruskan laporan ke Polsek Kalibagor dan Posko Tagana Kabupaten Banyumas. Petugas Polsek Kalibagor telah datang ke lokasi untuk mengecek tempat kejadian perkara," kata Candra.
Menurut dia, personel Tagana Kabupaten Banyumas bersama TRC IKB RAPI Kabupaten Banyumas yang tiba di lokasi segera menggelar operasi pencarian terhadap korban dengan terjun ke dalam Sungai Serayu.
Ia mengatakan, Sungai Serayu di sekitar lokasi kejadian memiliki kedalaman 6-10 meter dan kondisi arusnya tenang namun airnya keruh.
"Kondisi air Sungai Serayu keruh sehingga jarak pandang di dalam air nol meter, namun kami terus berupaya mencari korban," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemerintah menyatakan kewajiban BLBI Rp218,3 triliun ke BI lunas. Hardjuno menyoroti hak tagih negara dan beban fiskal yang masih perlu dijelaskan.
UGM menilai wacana kuliah gratis perlu memprioritaskan warga kurang mampu dan memperluas akses pendidikan tinggi.
Kemarau panjang di Cangkringan membuat dua sekolah kekurangan air dan memicu tiga kebakaran sejak Juni 2026.
Dinsos Kulonprogo mengingatkan penerima bansos wajib mendaftar Perlinsos karena aplikasi ini akan menjadi basis data penyaluran bantuan mulai 2027.
Muhammad Qodari membantah sejumlah tudingan terhadap Bakom, termasuk isu Timothy Ivan, rekrutmen PAN, dan anggaran media Rp60 miliar.
Menyusuri kawasan dalam benteng sambil mengayuh sepeda menjadi cara yang dipilih dalam Amazing Race bertajuk “Ngepit Jeron Benteng” pada Jogja World Heritage