Advertisement

Penyelam Asal Inggris Ditemukan Meninggal di Perairan Gili Air Lombok

Newswire
Selasa, 24 Maret 2026 - 19:47 WIB
Sunartono
Penyelam Asal Inggris Ditemukan Meninggal di Perairan Gili Air Lombok Penyelam asal Inggris, Robert Peter, 46, ditemukan meninggal dunia di kedalaman 12 meter perairan Gili Air, Lombok Utara. Simak kronologinya. - Antara.

Advertisement

Harianjogja.com, LOMBOK UTARA—Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad seorang wisatawan mancanegara asal Inggris yang dilaporkan hilang saat melakukan aktivitas penyelaman. Korban bernama Robert Peter (46) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di perairan Gili Air, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Selasa (24/3/2026).

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, menjelaskan bahwa penemuan jasad korban terjadi pada pukul 13.20 WITA. Tubuh Robert terdeteksi berada di kedalaman sekitar 12 meter, tidak jauh dari titik awal ia memulai penyelaman.

Advertisement

“Korban ditemukan oleh tim SAR dalam keadaan meninggal dunia siang tadi,” ujar Aryadana di Lombok Utara, Selasa.

Kronologi peristiwa nahas ini bermula ketika Robert melakukan shore dive atau penyelaman dari bibir pantai seorang diri pada pukul 11.00 WITA. Kekhawatiran muncul setelah korban tak kunjung kembali ke permukaan setelah lebih dari satu jam berselang.

Laporan kehilangan tersebut langsung memicu respons cepat dari berbagai unsur, mulai dari Unit Siaga SAR Bangsal, Polairud Polda NTB, hingga komunitas penyelam setempat di Gili Air.

Setelah berhasil dievakuasi ke daratan, tim medis dari Nusa Medica sempat melakukan tindakan darurat berupa Resusitasi Jantung Paru (RJP) pada pukul 13.33 WITA. Namun, upaya penyelamatan nyawa tersebut tidak membuahkan hasil.

“Setelah upaya pertolongan pertama dilakukan secara maksimal, pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia,” tambahnya. Jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RS Bhayangkara Mataram untuk proses penanganan lebih lanjut.

Keberhasilan evakuasi dalam waktu singkat ini merupakan buah sinergi antara TNI AL, BPBD, Damkarmat, serta masyarakat dan para pelaku wisata selam di Gili Air. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR di perairan tersebut secara resmi dinyatakan ditutup.

Otoritas setempat mengimbau seluruh wisatawan dan pelaku jasa wisata untuk tetap mengedepankan aspek keselamatan serta kewaspadaan tinggi saat beraktivitas di laut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di tengah momentum arus balik Lebaran 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Pantai Kulonprogo Berbahaya, Petugas Larang Wisatawan Berenang

Pantai Kulonprogo Berbahaya, Petugas Larang Wisatawan Berenang

Kulonprogo
| Selasa, 24 Maret 2026, 21:27 WIB

Advertisement

Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata

Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata

Wisata
| Minggu, 22 Maret 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement