Advertisement
Mahasiswa Papua Protes Pemblokiran Internet
Aksi damai mahasiswa Papua yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Papua dan Persatuan Rakyat Untuk Pembebasan Papua Barat Semarang (PRPPBS), di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (24/8/2019), diwarnai dengan pengibaran bendera Bintang Kejora. - Suara.com/Adam Iyasa
Advertisement
Harianjogja.com, SORONG--Puluhan mahasiswa Sorong yang tergabung dalam Kelompok Organisasi Cipayung mendatangi Kantor Grapari Telkom di Sorong, Selasa, guna memprotes pembatasan jaringan internet di daerah tersebut.
Puluhan mahasiswa tersebut menuntut agar jarigan internet kembali normal karena situasi Kota Sorong telah kondusif dan aktivitas masyarakat telah berjalan lancar, pasca demo rasisme pada 19 Agustus 2019 yang berujung ricuh.
Advertisement
Koordinator Aksi, Yeheskel Kalasuat mengatakan bahwa tuntutan mahasiswa agar Kementerian Kominfo dan Telkom Group agar segera aktifkan akses internet secara keseluruhan di Kota Sorong.
"Kota Sorong telah aman sehingga jaringan internet harus diaktifkan kembali pukul 00.00. Jika tidak mahasiswa akan kembali lakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar," tuntutannya.
BACA JUGA
Dia menyebutkan, pembatasan jaringan internet yang berlarut larut berdampak bagi pertumbuhan ekonomi, sebab pelaku-pelaku usaha terganggu aktivitasnya.
"Kami juga minta agar Kementerian Kominfo dan Telkom Group untuk membuka posko pengaduan kerugian bagi pelaku-pelaku usaha di Kota Sorong yang mengalami kerugian," ujarnya
General Manager Telkom Sorong, Djoni yang memberikan keterangan terpisah, mengatakan bahwa pihaknya akan segera meneruskan apa yang menjadi tuntutan mahasiswa ke pimpinan baik yang ada di Makassar maupun di Jakarta.
Ditambahkan bahwa pembatasan internet sesungguhnya dilakukan oleh Kementerian Kominfo di pusat guna menghindari konflik berkelanjutan akibat berita bohong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
30 Persen Talud Sungai di Jogja Rusak, Perbaikan Capai Rp100 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Periksa ASN Bea Cukai Terkait Pemindahan Uang Miliaran
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
Advertisement
Advertisement








