OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Tri Susanti/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Penetapan tersangka kader Gerindra Tri Susanti terkait kasus ungkapan rasis di asrama mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur ditanggapi anggota DPR Fadli Zon.
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Fadli Zon meyakini Tri Susanti, mantan calon anggota legislatif (Caleg) Partai Gerindra di Surabaya, Jawa Timur tidak melakukan perbuatan rasisme dan diskriminatif. Meski, Tri Susanti sudah menjadi tersangka dugaan kasus rasisme terhadap mahasiswa Papua.
"Kalau misalnya memang terbukti, misalnya mengucapkan kata-kata rasial, tapi menurut saya bukan dia," ujar Fadli Zon di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (3/9/2019).
Fadli Zon justru mendorong agar para pelaku sebenarnya yang melontarkan kalimat rasisme diusut secara hukum hingga tuntas. Hal itu juga berlaku bagi pihak yang melemparkan bendera Merah Putih ke parit atau got.
"Tapi kalau ada masyarakat membela Merah Putih yang dipatahkan dimasukkan ke got kan perlu. Jadi semuanya hukum harus ditegakkan," ungkapnya.
"Baik yang melempar kan, mematahkan yang diduga mematahkan bendera Merah Putih, dan memasukkan itu ke got maupun mereka yang mengucapkan kata rasial itu tentu sangat menyakiti hati masyarakat, bahwa itu harus diusut semuanya," imbuhnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, perempuan yang akrab disapa Susi itu ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga menjadi koordinator lapangan (Korlap) dalam aksi pengepungan Asrama Mahasiswa Papua (AMP) di Surabaya, Jawa Timur. Susi juga telah ditahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
IHSG hari ini ditutup amblas 3,54% ke level 6.094,94. Investor panik merespons rencana aturan eksportir tunggal BUMN di bawah PT Danantara.
Kurs rupiah hari ini ditutup melemah ke Rp17.667 per dolar AS imbas sinyal kenaikan suku bunga The Fed dan penutupan Selat Hormuz akibat perang.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.