TNI/Polri Kerahkan 10 Truk untuk Antar Pulang Ribuan Pendemo di Jayapura

Warga melakukan aksi dengan pengawalan prajurut TNI di Bundaran Timika Indah, Mimika, Papua, Rabu (21/8/2019). Aksi tersebut untuk menyikapi peristiwa yang dialami mahasiswa asal Papua di Surabaya, Malang dan Semarang. - Antara/Jeremias Rahadat
30 Agustus 2019 13:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAYAPURA - TNI/Polri mengerahkan 10 truk untuk mengangkut dan mengantarkan pulang ribuan pendemo yang sejak Kamis (29/8/2019) malam menduduki Kantor Gubernur Papua di Kota Jayapura.

Kepala Penerangan Komando Daerah Militer (Kodam) XVII/ Cenderawasih Letkol Inf Eko Daryanto mengatakan bahwa sejak Jumat pukul 09.15 WIT truk-truk dikerahkan untuk mengangkut demonstran pulang ke daerah asal guna mencegah bentrok antara demonstran dan warga yang tergabung dalam Paguyuban Nusantara yang menolak demonstrasi.

"Truk TNI-Polri mengevakuasi 1.000 peserta aksi demo yang merasa ketakutan untuk kembali pasca menduduki Kantor Gubernur," katanya dalam siaran pers Kodam yang diterima ANTARA di Kota Jayapura, Jumat (30/8/2019).

Selain itu Kodam XVII/Cenderawasih menyampaikan imbauan kepada anggota Paguyuban Nusantara untuk menghentikan aksi "penyisiran" terhadap demonstran.

"Kedua, meningkatkan pengamanan terhadap objek-objek vital dan mem-back up (mendukung) Polda Papua dalam rangka pengamanan aksi-aksi demo di lapangan," kata Eko.

Sampai saat ini pusat perbelanjaan dan perkantoran masih tutup dan sekolah diliburkan di Jayapura. Angkutan umum juga sebagian tidak beroperasi.

Pada Kamis siang massa berdemonstrasi di Jayapura untuk menentang tindakan rasialis terhadap mahasiswa Papua. Demonstrasi itu diwarnai dengan aksi pelemparan batu dan perusakan mobil aparat keamanan, perusakan fasilitas umum, dan pembakaran Kantor Majelis Rakyat Papua.

Sumber : Antara