Advertisement
Bermunculan Usulan Nama Ibu Kota Baru: Ada Jokoburg, Mandalanusa hingga Kartanegara
Gagasan rencana dan kriteria disain ibu kota negara. - ANTARA/Paparan Kementerian PUPR
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Usulan sejumlah nama untuk calon ibu kota baru Indonesia bermunculan di jagat maya.
Setelah Presiden Jokowi mengumumkan bakal memindah ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Provinsi Kalimantan Timur, warganet ramai-ramai mengusulkan nama baru.
Advertisement
Ada beberapa saran yang dilontarkan warganet di jejaring sosial Twitter. Misalnya 'Saint Jokoburg' hingga 'Jokograd' merupakan 2 dari 11 nama yang diajukan oleh pengguna Twitter @Enggalpm.
Pengajuan usulan nama dilontarkan usai Presiden Joko Widodo mengungkap lokasi ibu kota baru: Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
BACA JUGA
"Mudah-mudahan bisa dijadikan pertimbangan," ujar pengguna akun @Enggalpm seperti dikutip Suara.com dari laman Channel News Asia, Rabu (28/8/2019).
Saran, mulai dari yang serius hingga kelakar, memang memenuhi media sosial usai Jokowi mengumumkan bakal memindahkan ibu kota pada 2024 karena Pulau Jawa sudah melebihi kapasitas penduduk.
Ibu kota baru bakal berada di dua wilayah di Kaltim: setengah di Penajam Paser dan setengah di Kutai Kartanegara. Menurut beberapa pihak, penggabungan nama dua wilayah itu bisa membuat lebih efisien.
'Mandalanusa', salah satunya. Nama ini jika diterjemahkan menjadi pusat dari kepulauan. Saran dari pengguna Twitter dengan akun @IdThalamus.
Nama ini mencerminkan fakta bahwa, ketimbang dari Jakarta, ibu kota baru lebih dekat ke pusat geografis Indonesia dengan 17.000 pulau yang membentang di area seluas lebih dari 5.000 kilometer.
Kendati begitu, juru bicara dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan nama untuk ibu kota baru belum diputuskan.
Ada pula yang mengajukan usulan nama 'Sri Mahendrakerta', sebuah kombinasi kata sansekerta. Artinya: kota yang diberkati para dewa untuk membawa kebijaksaan, menjunjung keadilan dan menciptakan kesejahteraan.
Nama ini diusulkan oleh pengguna Twitter dengan akun @AnugrahArgaS6.
Di Facebook, di mana ada 130 juta pengguna Indonesia, sejumlah warganet mengajukan usulan nama 'Kartanegara'.
Adapun Kutai Kartanegara di Kaltim merupakan bekas Kerajaan Hindu abad ke-4 di Indonesia yang kini menjadi negara dengan populasi muslim terbesar.
Tak hanya itu, ada juga warganet yang mengusulkan nama Soekarnopura, sebagai bentuk penghormatan terhadap Bung Karno, Presiden pertama RI. Bung Karno dulu juga pernah becita-cita memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Kalimantan.
Bagian dari pembenaran untuk langkah ini juga untuk menjauh dari Jawa, di mana lebih dari setengah penduduk Indonesia tinggal dan yang telah lama mendominasi secara politik.
"Nama itu harus mencerminkan karakteristik Kalimantan Timur yang unik, karena pemerintah telah berupaya agar ibu kotanya tidak Jawa-sentris," kata Kunto Adi Wibowo, Direktur Eksekutif Jajak Pendapat Kedai Kopi.
"Ibukota baru juga tidak boleh memuat nama Joko Widodo karena sejarah akan mengingatnya sebagai presiden yang memindahkan ibu kota. Itu sudah cukup untuk menjadi warisannya," katanya seperti dikutip dari Reuters.
Jakarta sebelumnya bernama Batavia. Nama Batavia diberikan oleh penjajah Belanda. Kemudian, nama itu diganti menjadi Jakarta setelah kemerdekaan.
Dalam bahasa Sanskerta, Jakarta dapat diterjemahkan sebagai 'Kemenangan yang dicapai'.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Iran Siap Bertahan dan Tidak Pernah Meminta Gencatan Senjata
- Kemnaker Cek Kesehatan Sopir Bus untuk Tekan Risiko Human Error
- Polda DIY Siagakan di GT Purwomartani, Antisipasi Antrean Mengular
- Menhub Tindak Tegas Truk Pelanggar SKB Lebaran 2026
- Berangkat dari Jogja, 1.800 Pedagang Ikuti Mudik Bareng Warmindo 2026
- MORAZEN Yogyakarta Santuni Anak Panti Ahmad Dahlan
- Stok Pangan Kota Jogja Melimpah, Aman Hingga Dua Bulan
Advertisement
Advertisement









