Soal Rencana Mobil Menteri Baru, Grace Natalie: Apakah Benar-Benar Butuh?

Ketua Umum PSI Grace Natalie. - Suara.com
23 Agustus 2019 07:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) belum memberikan keterangan yang jelas terkait pengadaan mobil baru untuk menteri periode 2019-2024 yang ditaksir mencapai Rp147 miliar. Keputusan setuju atau tidak setuju belum terungkap secara jelas. 

Ketua Umum PSI Grace Natalie mengandaikan pengadaan mobil baru tersebut layaknya seseorang yang ingin mengganti mobil dengan berbagai alasan.

Menurutnya, alasan pembelian harus jelas terlebih dahulu, apakah memang kebutuhan mendasar lantaran mobil yang ada sudah tak memadai atau semata karena keinginan mengganti mobil agar tampak lebih baru.

"Apakah sudah layak untuk sekadar mengganti atau memang betul-betul butuh. Kalau butuh ya silakan apalagi menteri enggak boleh terganggu aktivitasnya. Sehingga enggak berfungsi jadi mengganggu produktivitasnya," kata Grace di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Kamis (22/8/2019).

Grace juga meminta agar pembelian mobil melihat sisi prioritas dengan melihat kondisi keuangan Indonesia.

"Artinya kalau duit berlebih boleh tapi lihat gimana kondisi kita. Apakah kita sedang kondisi berlebih? Sehingga kalau ada model terbaru kita bisa ikut. Kita kan masih punya defisit sekitar Rp120 triliun, itu saja jadi patokan," kata dia.

Sebelumnya, rencana pembelian mobil baru untuk menteri tersebut diketahui melalui dokumen yang dibuat sejak 19 Maret 2019 yang terdapat dalam laman resmi Sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) dengan kode tender 26344011.

Adapun batas tertinggi atau nilai pagu paketnya mencapai Rp152.540.300.000 sedangkan nilai HPS-nya sebesar Rp 147.312.469.200.

Diketahui pemenang tender tersebut ialah PT Astra International dengan harga penawaran Rp147.229.317.000. Astra dinyatakan menang tender lantaran harganya yang di bawah HPS dan terbukti sudah lolos kualifikasi dan memenuhi syarat.

Sumber : suara.com