KPK Usul Negara Biayai APK Pemilu untuk Tekan Korupsi
KPK mengusulkan pemerintah membiayai alat peraga kampanye peserta pemilu untuk menekan biaya politik dan mencegah tindak pidana korupsi.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berbicara kepada sejumlah wartawan saat menyambangi kediaman Ma\'ruf Amin di Rumah Situbondo, Jakarta, Jumat (5/7/2019). /ANTARA-Rangga Pandu Asmara Jingga
Harianjogja.com, BADUNG-- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) telah selesia menggelar Muktamar V. Ketua Umum PKB Abdul Muhaimin Iskandar menyebutkan semua kader yang bernaung di bawah PKB memiliki kesempatan untuk memimpin.
"Salah satu komitmen kita adalah semua kader punya hak untuk memimpin, semua kader punya kesempatan yang sama untuk memimpin tinggal diantara yang punya kesempatan itu mampu membuktikan karya nyata dan bukti kerjanya di masing-masing," kata Muhaimin Iskandar dalam kegiatan Muktamar PKB VI yang diselenggarakan di Nusa Dua, Bali, Kamis (22/8/2019).
Muhaimin menegaskan, setiap kader memiliki hak dalam mengusulkan nama-nama dibarengi dengan berbagai prestasi, kompetensi, dan kualitas. Salah satunya dengan aktif menggunakan sosial media, agar para DPC juga terlihat dan aktif mengakses media publik.
Pihaknya juga mengharapkan bagi yang berkeinginan untuk menjadi seorang pemimpin dapat memahami modal dasar sebagai pemimpin di era politik saat ini. Selain itu juga dapat hadir mewarnai dan berkompetisi dengan kekuatan lainnya yang lebih besar.
"Saya harapkan siapapun yang akan menjadi pemimpin mengerti betul modal dasar sebagai pemimpin di era politik yang begitu keras dan tajam ini untuk bisa menjadi pemimpin yang benar-benar hadir mewarnai dan berkompetisi bukan sesama PKB tetapi berkompetisi dengan kekuatan-kekuatan lainnya yang lebih besar," kata Muhaimin.
Ia menegaskan bahwa komitmen dalam memimpin disebut sebagai peran atau tugas yang wajib dituntaskan seoptimal mungkin, demi mendapatkan hasil yang baik.
"Komitmen kita itulah tanggung jawab kita siapapun berhak memimpin dan juga disebut sebagai berbagi tugas dengan sebaik-baiknya serta berbagi peran dengan seoptimal mungkin," ujarnya.
Pihaknya juga mengharapkan dengan peningkatan dari PKB sendiri, kini saat nya para kader di PKB tidak hanya pandai di dalam partai, namun dapat lebih besar dibandingkan kekuatan dari luar.
"Dari komitmen para kader yang disuarakan di Bali ini, yang saya tangkap saatnya PKB bukan jago kandang tetapi jago dalam gelandang yang lebih besar dibanding kekuatan-kekuatan lainnya," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK mengusulkan pemerintah membiayai alat peraga kampanye peserta pemilu untuk menekan biaya politik dan mencegah tindak pidana korupsi.
DLH Kota Jogja memastikan layanan TRC Mas JOS gratis dengan pengambilan sampah maksimal tujuh hari setelah data permohonan dinyatakan lengkap.
Amerika Serikat mengerahkan jet tempur F-35 dan F-16 ke Timur Tengah di tengah memanasnya ketegangan dengan Iran dan ancaman terhadap Selat Hormuz.
Disdikpora DIY menegaskan sekolah dilarang mengarahkan pembelian seragam. Orang tua bebas memilih tempat membeli seragam sekolah sesuai aturan.
Sensus Ekonomi 2026 dinilai krusial memetakan ekonomi digital, usaha rumahan, dan lapangan kerja baru sebagai dasar kebijakan pembangunan nasional.
PNM meraih penghargaan di JBBA 2026 atas komitmennya memberdayakan lebih dari 15 juta perempuan pelaku usaha melalui pembiayaan dan pelatihan.