Asrama Mahasiswa Papua di Makassar Diserang

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (ujung kanan) bersama Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suaeb mengunjungi Asrama Papua di Jalan Lanto Daeng Pasewang, Makassar seusai penyerangan oleh orang tak dikenal, Senin (19/8/2019) malam. - JIBI/Bisnis Indonesia
19 Agustus 2019 21:37 WIB Andini Ristyaningrum News Share :

Harianjogja.com, MAKASSAR — Asrama mahasiswa Papua di Makassar diserang orang tak dikenal sekitar pukul 19.15 Wita. Ratusan petugas keamanan mulai berjaga di kawasan asrama Jalan Lanto Daeng Pasewang.

Kejadian itu membuat Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Nurdin Abdullah juga turun tangan dan menuju ke lokasi kejadian. Berdasarkan pantuan Jaringan Informasi Bisnis Indonesia, Nurdin didampingi Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Samad Suaeb.

Nurdin menyatakan akan menjamin keamanan bagi seluruh mahasiswa dan warga Papua yang ada di Sulsel, khususnya di Kota Makassar. Ia sangat menyesali penyerangan asrama oleh oknum-oknum tak bertanggungjawab.

"Saya sesalkan kejadian ini. Insyaallah pemerintah dan pihak keamanan, Pak Kapolda, Kapolrestabes, akan jamin keamanan sekarang dan seterusnya," tegas Nurdin, Senin (19/8/2019) malam.

Gubernur berharap, seluruh warga dan mahasiswa Papua yang ada di Sulsel tetap tinggal di rumah dan asrama masing-masing. Nurdin juga telah mengimbau pihak keamanan untuk meningkatkan pengamanan di kawasan itu.

"Tetap tinggal di sini, kami akan jaga full. Asrama-asrama mahasiswa yang lain juga kami jaga. Tidak usah tinggalkan asrama, saya yakin pihak keamanan akan menjaga sambil kami menenangkan teman-teman yang lain, supaya kejadian ini tidak terulang lagi," pesannya.

Nurdin Abdullah berjanji, akan menyelesaikan semua kerusakan di asrama mahasiswa Papua, akibat insiden tersebut. Ia juga berharap agar semua warga dan mahasiswa Papua di Sulsel tetap tenang. Ia pun berharap semua pihak bisa tenang, dan menjamin kejadian ini akan reda.

Seluruh pihak diminta agar tidak terprovokasi atas kejadian itu. Karenanya, Nurdin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi di asrama mahasiswa Papua. 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia