Telegram dan Pinterest Masuk Daftar Platform Risiko Tinggi bagi Anak
Kemkomdigi menyebut Telegram dan Pinterest masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian mandiri yang telah diverifikasi.
Ilustrasi Korupsi
Harianjogja.com, PONOROGO— Kejaksaan Negeri (Kejari) Ponorogo menetapkan mantan Ketua DPRD Ponorogo periode 2019–2024 berinisial SN sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pemberian tunjangan perumahan anggota DPRD tahun anggaran 2023–2026. Perkara tersebut diduga menyebabkan kerugian negara sekitar Rp3,6 miliar.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang dinilai cukup, termasuk hasil pemeriksaan terhadap FS, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD (Setwan), yang lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara yang sama.
Penetapan Tersangka Berdasarkan Hasil Penyidikan
Kepala Kejari Ponorogo Zulmar Adhy Surya mengatakan, penetapan SN sebagai tersangka merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan tim penyidik.
Menurutnya, keterangan yang diberikan tersangka FS mengungkap adanya dugaan perintah dari SN untuk mengubah hasil penilaian Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dengan menaikkan nilai tunjangan perumahan anggota DPRD sebesar 15 persen.
"Dari hasil keterangan tersangka FS, dirinya mendapatkan perintah dari tersangka SN untuk mengubah nilai sebesar 15 persen dari total penilaian KJPP," kata Zulmar, Kamis.
Perubahan Nilai Appraisal Jadi Dasar Tunjangan
Zulmar menjelaskan, perubahan terhadap nilai appraisal tersebut selanjutnya dijadikan dasar dalam penyusunan besaran tunjangan perumahan anggota DPRD yang dibayarkan selama periode 2023–2026.
Penyidik menduga SN meminta perubahan nilai tersebut karena tidak puas terhadap hasil penilaian yang telah ditetapkan oleh KJPP sebagai acuan penentuan besaran tunjangan.
Penyidik Telusuri Dugaan Aliran Dana
Selain mengusut dugaan perubahan nilai appraisal, Kejari Ponorogo masih mendalami kemungkinan adanya aliran dana atau keuntungan yang diterima tersangka dalam perkara tersebut.
"Selain nilai yang dinaikkan tersebut, kami masih menyelidiki apakah SN juga menerima fee dari pihak lain," ujarnya.
Penyidik memastikan proses penyidikan masih terus berjalan. Tidak hanya menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, penyidik juga membuka peluang bertambahnya nilai kerugian negara seiring perkembangan penyelidikan.
"Saat ini masih berproses, sehingga tidak menutup kemungkinan nilai kerugian negara bertambah dan jumlah tersangka juga bertambah," kata Zulmar.
Dalam perkara ini, SN dijerat dengan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.
Sehari sebelumnya, Kejari Ponorogo juga telah menetapkan FS, yang menjabat Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD (Setwan), sebagai tersangka dalam kasus yang sama. FS saat ini ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Ponorogo selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemkomdigi menyebut Telegram dan Pinterest masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan penilaian mandiri yang telah diverifikasi.
KPK menyebut Summarecon diduga terkait OTT dalam pengurusan HGB di Kabupaten Bogor yang menangkap 17 orang.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia ke 5 tujuan dengan tarif promo YIA-Jogja Rp50.000 hingga September.
KPK menyita uang tunai yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah dan menangkap 17 orang dalam OTT ATR BPN.
Jadwal KA Bandara YIA Selasa 15 September 2026 tersedia 24 perjalanan, dengan keberangkatan YIA mulai 04.20 WIB dan Tugu 05.16 WIB.
ETLE Hub mendeteksi 46.034 kendaraan angkutan barang dengan total 72.236 deteksi selama pengawasan 10 Agustus hingga 10 September 2026.