Sejarah Terboyo Terkuak dari Peta Kuno Semarang Tahun 1695
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Lenis Kogoya/Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA– Kepala suku di Papua turut turun tangan mengendalikan massa akibat pecah kerusuhan sebagai buntut ungkapan rasis.
Masyarakat Papua berunjuk rasa memprotes tindakan rasis terhadap warganya di Pulau Jawa. Demo diwarnai kerusuhan. Awalnya di Manokwari, siangnya meluas hingga ke Sorong, Papua Barat. Kepala suku, tokoh adat dan agama turun tangan menenangkan massa.
“Kami sudah koordinasi dengan kepala suku di sana sudah mereka, sudah gabung di sana, mendekati dan mereka kendalikan (massa) dengan baik,” kata Ketua Lembaga Masyarakat Adat Papua, Lenis Kogoya dalam konferensi pers di Slipi, Jakarta Barat, Senin (19/8/2019).
Kepala suku diminta bergabung dengan tokoh adat, agama dan pemerintah mengendalikan situasi.
“Saya sampaikan kepada kepala suku di sana, tokoh agama, adat mungkin bisa gabung dengan pemerintah, jadi nanti mudah-mudahan di berita berikutnya tidak terjadi masalah,” ujar Lenis yang juga Staf Khusus Presiden Jokowi.Demo Manokwari.
Lenis juga meminta aparat keamanan tidak menggunakan senjata dan bertindak represif dalam menghadapi massa di Papua, karena dikhawatirkan bisa memicu perlawanan lebih besar.
“Saya sudah pesan bahwa pihak keamanan pun perlu ada mengendalikan, tidak boleh ada yang pegang senjata, tidak boleh ada yang melakukan perlawanan,” kata Lenis.
Kerusuhan yang terjadi di Manokwari sempat membuat aparat kewalahan menghadapi.
Menurutnya massa di Papua tidak bisa dihadapi dengan pendekatan aparat keamanan, harus melibatkan kepala suku sebagai pihak yang dihormati rakyat.
“Di sana itu kalau secara perang suku pun, itu harus ada kepala suku, tidak bisa dengan pihak aparat, mungkin bisa pelan-pelan. Tapi lagi dia sedang marah harus kepala suku, biasanya di mana ada perang saya turun baru kemudian masyarakat dengar,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Peta kuno karya MD Roy tahun 1695 mengungkap nama Terboyo telah tercatat sebelum era Bupati Suryadi Menggolo V.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.
Menkeu Purbaya memastikan pengalihan status guru PPPK menjadi pegawai pusat tak mengganggu fiskal. Defisit RAPBN 2027 tetap 2,40%.