Advertisement
Anak Polisi Tewas Tertabrak KA saat Berfoto di Purwosari Solo
Warga berkerumun di sekitar lokasi kecelakaan KA menabrak remaja di dekat Jembatan Transito, Kampung Mutihan, Sondakan, Laweyan, Solo, Sabtu (17/8/2019) malam. (Solopos - Cahyadi Kurniawan)
Advertisement
Harianjogja.com, SOLO - Seorang remaja meninggal dunia akibat tertabrak kereta api saat sedang berswa foto dengan teman-temannya, Sabtu (17/8/2019). Ia ditabrak Kereta Api (KA) Gajayana jurusan Malang-Jakarta di sebelah barat perlintasan kereta api Stasiun Purwosari, Laweyan, Solo sekitar pukul 19.50 WIB.
Remaja itu berinisial PF, 14, warga Desa Parangjoro, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Sebelum tertabrak kereta api, PF beserta tiga rekannya sedang berswafoto dan membuat video dengan menyusuri perlintasan kereta api.
Advertisement
Kanit Reskrim Polsek Laweyan, Iptu Salman Farizi, mewakili Kapolsek Laweyan, Kompol Ari Sumarwono, kepada Solopos.com, Minggu (18/8/2019), menuturkan PF yang merupakan pelajar meninggal dunia akibat tertabrak Kereta Api (KA) Gajayana jurusan Malang-Jakarta di sebelah barat perlintasan kereta api Stasiun Purwosari, Laweyan, Solo, Sabtu (17/8/2019) pukul 19.50 WIB.
Saat PF dan rekannya berjalan ke arah barat menyusuri rel kereta api, dari arah timur atau Stasiun Solo Balapan melaju KA Gajayana ke barat. Tiga rekan PF dapat menghindari kereta api itu.
BACA JUGA
Namun nahas, PF tertabrak lalu terseret sekitar 50 meter ke arah barat. Jenazah PF ditemukan di bawah Jembatan Griyan, Pajang, Laweyan.
Menurutnya, masyarakat melaporkan kejadian itu ke petugas penjaga pintu kereta api Purwosari yang langsung meneruskan informasi itu ke Polsek Laweyan. Kepolisian dibantu SAR Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo mengevakuasi korban yang berada di bawah jembatan berkedalaman sekitar 2,5 meter.
"Jenazah korban sudah dievakuasi ke RSUD dr. Moewardi Kota Solo bersama perwakilan keluarga korban. Korban meninggal akibat luka parah di kepala dan kaki. Kami mengamankan sepeda motor korban yakni Kawasaki Ninja berpelat nomor AD 3333 XT," ujarnya.
PF merupakan anak bungsu Kasatreskrim Polres Pekalongan Polda Jateng AKP Supardi yang pernah bertugas sebagai Kanitreskrim Polsek Banjarsari Polresta Solo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Galon Bekas dan Biopori Tekan Sampah Warungboto Jogja hingga 50 Persen
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Investasi Gunungkidul Tembus Rp851 Miliar Tersebar di 8 Ribu Proyek
- Misteri Kematian Mantan Pengurus Pordasi di Gumuk Pasir Bantul
- Harga Bibit Ayam Naik, Peternakan Ayam Rp20 Triliun Segera Dibangun
- Harga Emas Sentuh Rp3 Juta, Ini Strategi Aman Bagi Investor Pemula
- Bareskrim Blokir 63 Rekening Kasus Penipuan Dana Syariah Indonesia
- Inovasi Pemasaran Kopi Menoreh secara Mobile Kopiroro Juara KIPP DIY
- Pemerintah Tetapkan 17 Februari untuk Sidang Isbat Ramadhan
Advertisement
Advertisement



