Advertisement
Berpengetahuan Luas hingga Tidak Korupsi, 5 Kekuatan Nabi Ibrahim yang Layak Diteladani
Ilustrasi perayaan iuladha dengan penyembelihan kurban. - Solopos/M. Ferri Setiawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Lima kekuatan Nabi Ibrahim dan keluarganya layak diteladani umat manusia. Hal itu disampaikan Ustaz Tubagus Fuad El Hasan dalam ceramah pada peringatan Hari Raya Iduladha 1440 Hijriah.
"Lima kekuatan ini penting kita contoh dan terapkan di tengah masyarakat dalam kehidupan berbangsa," kata Ustaz Tubagus Fuad El Hasan saat memberikan ceramah agama usai Shalat Iduladha di Jakarta, Minggu (11/8/2019).
Advertisement
Kekuatan pertama yang wajib dicontoh yaitu setiap umat muslim harus memiliki iman yang kuat, akidah kokoh, serta tauhid di jalan yang benar.
Sebagai seorang nabi, Ibrahim AS pernah menentang perintah dari Raja Namrud untuk menyembah berhala. Hal itu dilakukannya karena bertentangan dan menyimpang dari perintah Allah SWT.
BACA JUGA
Kekuatan kedua yang harus dicontoh dari Nabi Ibrahim AS yaitu umat muslim harus memiliki akhlakul karimah atau budi pekerti baik dalam menjalani kehidupan.
Kemudian, contoh lainnya, akhlak dari sosok Nabi Ismail yang merupakan anak dari Nabi Ibrahim AS merupakan contoh dari hakikat keikhlasan kepada sang pencipta yang juga wajib dicontoh umat Islam.
"Dia merasa sabar ketika saat akan disembelih oleh Nabi Ibrahim as yang merupakan ayahnya," kata dia.
Selanjutnya, momentum Hari Raya Iduladha setiap umat muslim didorong memiliki kekuatan ilmu pengetahuan yang kuat dan luas serta tidak hanya sebatas memperoleh predikat gelar akademik saja.
Kekuatan keempat, katanya, setiap umat Islam wajib menjaga ukhuwah islamiyah yang harus dirawat dan dijaga. Tujuannya yaitu memperkokoh kekuatan kaum muslim dalam menghadapi berbagai persoalan.
"Kita memiliki kekuatan besar dalam menghadapi masalah umat muslim, oleh karena itu ukhuwah islamiyah penting dijaga," katanya.
Terakhir, umat muslim diminta untuk mencontoh kekuatan ekonomi dari pribadi dan keluarga Nabi Ibrahim AS dalam kehidupan sehari-hari.
Kisah Nabi Ibrahim AS merupakan contoh pribadi yang tidak ingin melakukan perbuatan atau tindakan salah demi memenuhi kebutuhan hidup.
Bahkan, dalam kondisi tersulit pun setiap muslim diharuskan mencari rezeki yang halal tanpa melakukan perbuatan berlawanan dengan nilai-nilai agama.
"Allah senang melihat umatnya yang lelah saat mencari rezeki," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
- Kasus Video Profil Desa Karo, Majelis Hakim Bebaskan Amsal Sitepu
- Iran Tolak Gencatan Senjata, Minta Perang Dihentikan Total
- Kondisi Psikologis Aktivis KontraS Andrie Yunus Stabil
Advertisement
Pemkab Bantul Kaji Efisiensi BBM, Layanan IKD Bisa Terdampak
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Fenomena Pink Moon Muncul 1-2 April, Bisa Disaksikan Malam Ini
- Pemkot Jogja Tegaskan Larangan Siswa Tanpa SIM Bawa Motor ke Sekolah
- Kirab HUT Sri Sultan HB X, Malioboro Ditutup Mulai Kamis Pagi
- Film Zona Merah Naik Level, Cerita Zombie Kini Menyasar Kota
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
Advertisement
Advertisement








