Perimenopause Picu Risiko Jantung, Perempuan Wajib Waspada
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Seorang anak memegang bendera partai Golar saat apel siaga partai berlambang pohon beringin tersebut di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/4). /Bisnis-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, JAKARTA-- Perolehan suara Partai Golkar terus menurun dalam setiap Pemilu. Lembaga riset politik IndexPolitica mengingatkan partai ini untuk mulai merangkul kalangan pemilih milenial jika tidak ingin perolehan suaranya kian tergerus pada pemilu-pemilu mendatang.
"Dari tren suara dan perolehan kursi Golkar di setiap pemilu, sejak masa reformasi 2004 itu terus menurun," kata Direktur Eksekutif IndexPolitica Denny Charter, di Jakarta, Rabu (7/8/2019).
Hal tersebut diungkapkannya saat seminar dan diskusi "Kupas Tuntas Persoalan Kepemimpinan Partai Golkar" yang diselenggarakan Barisan Pemuda Partai Golkar (BPPG).
Denny menyebutkan perolehan suara Golkar pada Pemilu 2004 sebesar 21,58 persen, Pemilu 2009 (20,85 persen), Pemilu 2014 (18,95 persen), dan Pemilu 2019 hanya 12,31 persen.
"Trennya turun terus, dari 21 persen, 20 persen, 18 persen, dan 12 persen. Tren ini normal. Artinya, kalau tidak ada perubahan ini akan terus turun," katanya.
Jika dibiarkan terus, ia mengkhawatirkan Golkar akan berada di zona degradasi pada 10 tahun ke depan.
Penurunan itu, kata dia, salah satunya disebabkan semakin berkurangnya pangsa pemilih, sebab pemilih Golkar selama ini didominasi kalangan tua.
"Dari survei kami, pemilih Golkar sebesar 56,31 persen bukan pemilih milenial, pemilih tua. Yang milenial hanya 43,69 persen. Ya, tren menurun tadi ada hubungannya," katanya.
Dilihat dari komposisi pemilih berdasarkan kelompok umur, kata dia, 57,15 persen pemilih di Indonesia adalah kalangan milenial atau anak-anak muda dengan rentang usia 17-40 tahun.
Artinya, kata Denny, kepemimpinan Golkar ke depan harus mampu merangkul kalangan milenial agar perolehan suara Golkar tidak terus-menerus tergerus.
"\'Mindset\'-nya, kalau mau berubah, ya, harus diubah. Tidak kemudian pemimpin dari milenial. Tetapi, pemimpin yang mengerti bagaimana mengondisikan kalangan milenial," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Perimenopause tingkatkan risiko penyakit jantung pada perempuan. Simak hasil studi terbaru dan cara menjaga kesehatan jantung.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.