KPK Periksa Bos Tempo Scan Group Terkait Dugaan Pemberian di Imipas
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Presiden Joko Widodo bertemu para pimpinan serikat pekerja di Istana Bogor hari ini, sepekan menjelang pelaksanaan Hari Buruh 1 Mei 2019. /Ist- Instagram Jokowi
Harianjogja.com, JAKARTA--Situasi politik nasional pasca Pemilu 2019 dan perkembangannya ke depan sangat tergantung dari sikap dan langkah politik Presiden terpilih Joko Widodo. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Syarif Hasan.
Syarif Hasan mengatakan hal itu pada diskusi "Polemik: Utak Atik Manuver Elite" yang diselenggarakan sebuah radio swasta di Jakarta, Sabtu (27/7/2019).
Menurut Syarif Hasan, apakah Presiden terpilih Joko Widodo akan mengajak semua partai politik di parlemen untuk berada di pemerintahan untuk bersama-sama membangun bangsa dan negara?
"Atau Pak Jokowi memilih sikap membangun bangsa dan negara cukup dengan partai-partai politik dari koalisinya yang sudah mendukungnya sejak awal, sehingga ada sebagian partai politik di luar pemerintahan," katanya.
Mantan Menteri Koperasi dan UKM ini menjelaskan, kalau belajar dari Partai Demokrat pada pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, saat itu Presiden Yudhoyono memilih sikap cukup dengan partai-partai koalisi pendukungnya, sehingga masih ada sebagian partai politik di luar pemerintahan.
"Partai Demokrat merasa sudah cukup dapat membangun bangsa dan negara bersama partai-partai politik anggota koalisi pendukungnya," katanya.
Syarif menegaskan, bagi Partai Demokrat berbeda tempat, baik di dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan, akan terus membangun komunikasi. "Bagi Partai Demokrat, berada di dalam dan di luar pemerintahan sama saja, tapi berharap pemerintah dapat menjalankan 30 program Partai Demokrat," katanya.
Ketika ditanya soal pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Presiden terpilih Joko Widodo serta pertemuan antara Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, Syarif mengatakan, hal itu menunjukkan rekonsiliasi semakin cair dan terbuka.
"Partai Demokrat menyatakan bersyukur adanya pertemuan-pertemuan itu yang menunjukkan rekonsiliasi semakin cair," katanya.
Dia berharap, pertemuan Prabowo-Jokowi dan pertemuan Prabowo-Megawati, dapat ditindaklanjuti dengan dengan pertemuan elite-elite lainnya di antara partai-partai politik, sehingga suasana politik nasional menjadi semakin cair.
"Dengan demikian, Insya Allah selama lima tahun ke depan, perkembangan situasi politik nasional semakin baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Kamis 24 September 2026 tersedia 10 perjalanan, lengkap dengan jam keberangkatan kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 24 September 2026 tersedia 24 perjalanan YIA-Tugu dan sebaliknya, mulai dini hari hingga malam.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 24 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 24 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Kenali enam pemain baru 5cm: Revolusi Hati. Roman King memerankan Zafran muda dalam prekuel film 5 cm yang dijadwalkan tayang akhir 2026.