Advertisement
KPU Beri Santunan Kepada 162 Ahli Waris Petugas KPPS
Ilustrasi suasana duka di Rumah Lilik Suswanto yang berlokasi di Sagan CT 5, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (23/4/2019)./ Harian Jogja - Kiki Luqmanul Haki
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengkalim telah menyalurkan santunan duka kepada 162 orang ahli waris petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Indonesia yang meninggal dunia selama penyelenggaraan Pemilu serentak 2019.
“Ke 162 rekening sudah kami salurkan,” kata Komisioner KPU RI, Ilham Saputra usai menyerahkan santunan duka di Kantor KPU Bekasi, Jumat (12/7/2019).
Advertisement
Berdasarkan data yang dimiliki KPU, total yang meninggal dunia sebanyak 749 orang petugas, dimana 542 diantaranya sudah dilakukan verifikasi.
Santunan yang diberikan merupakan hasil verifikasi yang telah dilakukan sebelumnya. Santunan itu merupakan bagian kerjasama dengan pemerintah dan Kementerian Keuangan, untuk diberikan kepada ahli waris kepada petugas yang sudah bekerja di Pemilu 2019 lalu.
BACA JUGA
Ilham mewakili KPU sebagai penyelenggara Pemilu mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar ahli waris, yang telah membantu menyukseskan Pemilu, sekaligus memberikan informasi kepada masyarakat, kalau tidak ada anggota KPPS yang diracun seperti isu selama ini. “Mereka kelelahan karena menjalankan tugas pada Pemilu 2019 lalu,” ujar Ilham.
KPU RI menyalurkan total santunan duka sebesar Rp360 juta, untuk 10 ahli waris petugas KPPS yang meninggal dunia selama penyelenggaraan Pemilu serentak 2019, masing-masing Rp36 juta di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat, Jumat (12/7/2019).
Penyaluran bantuan itu turut disaksikan Wakil Ketua Komisi II DPR RI Herman Khaeron sebagai bentuk evaluasi dan monitoring usai penyelenggaraan Pemilu 2019.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Purbaya Ungkap PR Utama Juda Agung sebagai Wamenkeu
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
Advertisement
DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Siapkan Dana Padukuhan Rp25 Juta Lewat Skema BKK
- Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 5 Februari 2026, Tarif Tetap Rp8.000
- Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Kamis 5 Februari 2026 Lengkap
- Satria DIY Bersihkan Hulu Sungai Boyong dan Tanam Pohon
- KONI Kota Jogja Dilantik, Ditarget Juara Dua Porda DIY
- Sejarah Baru DIY, 6 Atlet Anggar Jalani Seleknas Akhir Timnas
- Manchester City ke Final Carabao Cup Seusai Singkirkan Newcastle
Advertisement
Advertisement




