PA 212 Sebut Habib Rizieq Tak Pernah Minta Dipulangkan

Habib Rizieq Shihab. - Suara.com
10 Juli 2019 11:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Pulangnya tokoh Front Pembela Islam, Habib Rizieq Shihab ke Indonesia masih terus menjadi topik pembahasan. Juru Bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212, Novel Bamukmin meminta kepada Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko untuk tabayun menyusul pernyatannya terkiat kepulanan Habib Rizieq Shihab.

Novel menganggap pernyataan Moeldoko yang tanpa tabayun terlebih dahulu itu bersifat provokasi hingga dinilai melecehkan Habib Rizieq sebagai ulama.

"Iya saya tegaskan kepada kepada Moeldoko untuk tabayun mengenai posisi Habib Rizieq Shihab yang sebenarnya. Sehingga jangan asal komentar bahkan sampai melecehkan ulama dan itu sangat memprovokasi," ujar Novel saat dihubungi, Rabu (10/7/2019).

Novel mengatakan, kepulangan Habib Rizieq sebagai syarat dari kubu Prabowo Subianto untuk terwujudnya rekonsiliasi dengan Jokowi harus dihormati oleh semua pihak. Mengingat, lanjut Novel, kubu Jokowi yang mencetuskan adanya rekonsiliasi.

"Padahal kan kubu mereka yang menginginkan rekonsiliasi sehingga harus menghormati apa yang disyaratkan kubu Prabowo-Sandiaga sebagai mana yang disampaikan oleh Dahnil Anzar," ujarnya.

Menurut Novel, masalah yang menimpa Habib Rizieq hingga ia memilih ke Arab Saudi karena ulah dari rezim penguasa yang sarat kepentingan politik.

Terkait sindiran yang dilontarkan oleh Moeldoko, Novel mengklaim Habib Rizieq tidak pernah minta untuk dipulangkan.

"Dan Habib Rizieq Shihab juga tidak pernah minta dipulangkan dan kepulangan Habib Rizieq Shihab tergantung keputusan beliau bersama kuasa hukumnya," kata Novel.

Sebelumnya, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengaku heran dengan kubu Prabowo Subianto – Sandiaga Uno mensyaratkan pentolan FPI Rizieq Shihab harus dipulangkan dari pelariannya di Arab Saudi, kalau Jokowi – Maruf Amin ingin rekonsiliasi seusai Pilpres 2019.

Pasalnya, kata Moeldoko, pemerintah tidak pernah mengusir Rizieq keluar dari Indonesia. Rizieq justru yang berinisiatif lari ke Arab Saudi saat menjadi tersangka kasus pornografi di Polda Metro Jaya.

"Siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan pergi-pergi sendiri kok dipulangin, bagaimana sih? Memangnya kita yang mengusir, kan enggak," ujar Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (9/7/2019).

Mantan Panglima TNI itu mengatakan, Rizieq ke Arab Saudi atas keinginan sendiri, bukan pemerintah. Karena itu ia terheran-heran kubu Prabowo memasukkan soal pemulangan Rizieq kalau ingin rekonsiliasi politik.

"Pergi-pergi sendiri, kok kita ribut mau mulangin, kan begitu. Ya pulang sendiri saja. Enggak [bisa] beli tiket, baru gue beliin," ucap dia.

Sumber : Suara.com