Moeldoko Sebut Siap Belikan Tiket untuk Kepulangan Rizieq, Jika..

Rizieq Syihab dan Fadli Zon - twitter
09 Juli 2019 22:27 WIB Amanda Kusumawardhani News Share :

Harianjogja.com, BOGOR – Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menanggapi dingin opini yang menyebutkan kepulangan Rizieq Shihab sebagai bagian dari rekonsiliasi Joko Widodo – Prabowo Subianto.

Menurutnya, rekonsiliasi antara Jokowi dengan Prabowo bukan persoalan yang mendesak dan masih banyak persoalan bangsa lainnya yang lebih besar.

Saat ini, dia mengungkapkan kondisi masyarakat pasca putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait dengan pengesahan Jokowi sebagai Presiden terpilih dan Ma’ruf Amin sebagai Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 sudah tenang.

Justru sebaliknya, mencuatnya syarat rekonsiliasi dengan memulangkan Rizieq Shihab memperkeruh kondisi saat ini.

“Ya, siapa yang pergi, siapa yang pulangin. Kan, pergi pergi sendiri kok dipulangin, gimana sih? Emangnya kita yang ngusir, kan, enggak,” katanya di Istana Bogor, Selasa (9/7/2019).

Terkait dengan persoalan hukum yang membelit Rizieq, Moeldoko menolak berkomentar karena hal tersebut merupakan ranah aparat kepolisian.

Ketika ditanya jaminan kebebasan ketika Rizieq pulang ke Tanah Air, dia hanya menjawab, “Ya, pulang sendiri saja, nggak [bisa] beli tiket, baru gua beliin,” ujarnya.

Sebelumnya, Juru bicara Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak berpendapat kepulangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu ke Indonesia semestinya menjadi bagian dari rekonsiliasi politik tersebut.

“Ini pandangan pribadi saya, bila narasi rekonsiliasi politik mau digunakan, agaknya yang paling tepat beri kesempatan kepada Habib Rizieq kembali ke Indonesia,” kata Dahnil melalui akun Twitternya, @Dahnilanzar pada Kamis (4/7/2019).

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia