Pindahkan Ibu Kota, Indonesia Ingin Belajar dari Brasil

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang P.S. Brodjonegoro saat membuka acara Forum Merdeka Barat (FMB)9 dengan tema "Pindah Ibu Kota Negara: Belajar dari Pengalaman Negara Sahabat" di Jakarta, Rabu (10/07/2019). Bisnis - Gloria F.K. Lawi
10 Juli 2019 11:07 WIB Gloria Fransisca Katharina Lawi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -- Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan  terkait wacana pemindahan ibu kota pada 2024, Indonesia ingin belajar dari negara yang sudah berhasil seperti Brasil.

Ia mengatakan memindahkan ibu kota bukan hal baru bagi negara-negara di dunia. Salah satunya adalah Brasil.

"Ada banyak persamaan antara Indonesia dan Brasil. Salah satumya soal ekonomi," terang Bambang di Ruang Rapat Benny S Muljana (BSM), Kementerian PPN/Bappenas, Rabu (10/7/2019).

Acara Forum Merdeka Barat (FMB)9 dengan tema "Pindah Ibu Kota Negara: Belajar dari Pengalaman Negara Sahabat" mengundang Duta Besar LBBP RI untuk Brasil Sudaryomo Hartosudarmo, dan Duta Besar Brasil untuk Indonesia Rubem Barbosa.

"Jadi Indonesia bisa belajar seperti Brasil dalam memindahkan ibu kota;" ujar Sudaryomo.

Menurut Sudaryomo ada peluang ekonomi besar setelah Brasil memindahkan ibu kota dari Rio de Janeiro menjadi Brasilia. Kondisi ini yang memicu perencanaan dan penataan ibu kota Brasilia dirancang dengan baik.

Apalagi, Brasil dan Indonesia juga cenderung multietnis. Perbedaannya, kata Sudaryomo, keberagaman di Brasil lebih universal demografinya.

"Semua bangsa ada di Brasil. Ini mencerminkan keberagaman, ini bisa memberi dampak pada pertumbuhan ekonomi," tuturnya.

Sudaryomo berharap Indonesia juga bisa seperti Brasil pascapemindahan ibu kota telah memunculkan pusat ekonomi dan sentra industri yang baru.

Sumber : Bisnis.com