Advertisement
Hujan Deras, Plafon Terminal 3 Soetta Jebol dan Bocor
Atap atau plafon ambruk di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno/Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, hingga menimpa fasilitas layanan di terminal tersebut. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, TANGERANG— Insiden plafon jebol terjadi di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta saat penumpang menunggu boarding di area keberangkatan. Peristiwa ini dipicu hujan berintensitas tinggi yang melanda kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kejadian berlangsung sekitar pukul 13.40 WIB di Gate 7 di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten. Saat itu, area dipenuhi penumpang yang tengah menunggu keberangkatan.
Advertisement
Dalam rekaman video berdurasi singkat, terlihat air mulai menetes dari plafon sebelum kebocoran membesar dan akhirnya menyebabkan atap jebol. Air yang tumpah kemudian menghantam fasilitas ruang tunggu.
“Kejadian di gate 7, sekitar pukul 13.40 WIB. Lumayan banyak orang, alhamdulillah masih sempat pada lari,” ujar salah satu penumpang tujuan Singapura.
BACA JUGA
Penumpang tersebut mengaku berada di lokasi saat insiden terjadi. Ia mengatakan kejadian berlangsung tiba-tiba saat proses menunggu boarding.
“Barusan, kebetulan mau boarding ke Singapore pas nunggu di gate 7,” katanya.
Menanggapi kejadian tersebut, pihak PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) membenarkan adanya gangguan pada atap di area terminal.
Assistant Deputy Communication and Legal Bandara Soekarno-Hatta, Yudistiawan, menyebut gangguan tersebut berlangsung singkat, sekitar lima menit.
“Kondisi gangguan di satu titik atap tersebut berlangsung kurang lebih selama 5 menit,” ujarnya.
Petugas bandara langsung melakukan penanganan cepat, termasuk membersihkan area terdampak dan membatasi akses di lokasi kejadian agar situasi tetap terkendali.
“Petugas operasional bandara langsung melakukan penanganan, termasuk pembersihan dan pembatasan area terdampak, sehingga kondisi dapat segera dikendalikan,” katanya.
Pihak bandara juga memastikan pengawasan fasilitas dilakukan selama 24 jam. Jika ditemukan potensi gangguan, area akan segera disterilisasi untuk meminimalkan risiko bagi penumpang dan pekerja.
Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau memantau informasi penerbangan melalui kanal resmi maskapai dan datang lebih awal untuk mengantisipasi penyesuaian jadwal akibat cuaca.
Insiden ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem tidak hanya berdampak pada jadwal penerbangan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi infrastruktur di area bandara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Dituduh Danai Isu Ijazah Jokowi, JK Akan Melapor ke Bareskrim Hari Ini
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
Advertisement
Angin Kencang Melanda Bantul, Pohon Tumbang dan Rumah Rusak
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Mendikdasmen Minta Siswa Tak Terjebak Soal Sulit Tes TKA
- Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
- Lima Nama Muncul di Muscab PKB Sleman, Ini Daftarnya
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Timnas Hoki Indonesia Naik ke Peringkat 2 Usai Tumbangkan Kazakhstan
- Wacana Batas Usia Medsos Picu Kekhawatiran Baru, Ini Kata Pakar
Advertisement
Advertisement





