Advertisement
IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
Pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di Iran selatan pada 20 Agustus 2010 (ANTARA/Xinhua - Ahmad Halabisaz)
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Kepala International Atomic Energy Agency (IAEA) menegaskan bahwa fasilitas pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) beserta area sekitarnya tidak boleh menjadi target serangan dalam kondisi apa pun.
Pernyataan ini disampaikan menyusul insiden terbaru di sekitar PLTN Bushehr, yang kembali terkena serangan pada Sabtu (4/4/2026).
Advertisement
Serangan Keempat dalam Beberapa Pekan
Dalam keterangannya melalui platform X, IAEA mengungkapkan bahwa sebuah proyektil menghantam area di sekitar PLTN tersebut pada pagi hari waktu setempat. Insiden ini menjadi yang keempat dalam beberapa pekan terakhir.
BACA JUGA
Berdasarkan informasi dari otoritas Iran, satu orang staf dilaporkan tewas akibat pecahan proyektil. Selain itu, sebuah bangunan di kawasan tersebut mengalami kerusakan akibat gelombang kejut dan serpihan.
Meski demikian, IAEA memastikan tidak ada peningkatan tingkat radiasi yang terdeteksi hingga saat ini.
Peringatan Keras dari IAEA
Direktur Jenderal IAEA, Rafael Grossi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa fasilitas nuklir merupakan objek vital yang harus dilindungi dari segala bentuk serangan.
Menurutnya, bangunan pendukung di area PLTN berpotensi menyimpan peralatan keselamatan penting yang sangat krusial untuk mencegah kecelakaan nuklir.
Grossi juga kembali mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan dan keamanan nuklir di tengah konflik bersenjata. Ia menyerukan semua pihak untuk menahan diri guna menghindari risiko yang dapat berdampak luas.
Eskalasi Konflik
Serangan terhadap fasilitas nuklir Iran dilaporkan terjadi berulang sejak operasi militer gabungan yang melibatkan Israel dan Amerika Serikat dimulai pada akhir Februari lalu.
Situasi ini memicu kekhawatiran internasional akan potensi eskalasi konflik yang tidak hanya berdampak pada kawasan, tetapi juga mengancam keselamatan global, khususnya terkait risiko kecelakaan nuklir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- IAEA Kecam Serangan Dekat PLTN Iran, Peringatkan Risiko Nuklir
- Serangan AS-Israel Tewaskan 5 Tentara Iran di Ardabil
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
Advertisement
TKA SMP Digelar 8-9 April, Disdik Gunungkidul Jamin Kesiapan
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Viral Meteor Langit di Lampung, Ini Fakta Sebenarnya
- Sultan HB X Minta Pengusutan Gugurnya Tiga Prajurit TNI
- Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
- Lengkap! Jadwal Misa Paskah 2026 di Jogja, Sleman dan Bantul
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Minggu 5 April 2026
- Jadwal lengkap KRL Jogja Solo Minggu 5 April 2026, tarif Rp8.000
Advertisement
Advertisement






