Advertisement
Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
Ilustrasi. - freepik
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Jangan sampai terlewat. Seusai pembukaan rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) pada awal April, hari ini menjadi batas akhir pendaftaran bagi Anda yang ingin berkontribusi dalam pembangunan irigasi nasional.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi meluncurkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) Tahun Anggaran 2026.
Advertisement
Program berbasis padat karya ini akan dilaksanakan di sekitar 12.000 lokasi di seluruh Indonesia. Seusai peluncuran resminya, Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan bahwa P3TGAI dirancang bukan hanya untuk memperbaiki jaringan irigasi, tetapi juga untuk meningkatkan daya beli masyarakat melalui penyerapan tenaga kerja lokal.
BACA JUGA
Skema Swakelola dan Perluasan 50 Persen
Program ini dijalankan dengan pola swakelola, di mana warga desa terlibat langsung mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan konstruksi. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa.
Untuk tahun 2026, jumlah lokasi program meningkat tajam sebanyak 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Seusai perluasan ini, dana pembangunan diharapkan berputar langsung di tingkat desa guna memacu pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menumbuhkan rasa memiliki petani terhadap infrastruktur irigasi yang mereka bangun sendiri.
Pendaftaran Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM)
Guna memastikan kualitas pekerjaan, Kementerian PU melalui unit pelaksana teknis seperti BBWS Pompengan Jeneberang membuka rekrutmen Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM). TPM bertugas mendampingi kelompok petani (P3A/GP3A/IP3A) dalam pengelolaan teknis dan administrasi.
Seusai periode pendaftaran yang dibuka sejak 2 April, hari ini, Minggu (5/4/2026), merupakan batas akhir pendaftaran daring melalui tautan resmi https://bit.ly/P3TGAI2026BBWSPOMJEN . Proses seleksi akan berlanjut ke tahapan tes tertulis dan wawancara dengan pengumuman hasil akhir pada 17 April 2026.
Seusai program ini berjalan, pemerintah menargetkan aliran air dapat menjangkau sawah-sawah terjauh melalui jaringan irigasi primer, sekunder, dan tersier yang andal. Inilah wujud nyata pembangunan inklusif yang berdampak langsung bagi swasembada pangan dan kesejahteraan petani di seluruh pelosok Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hari Terakhir Pendaftaran! Cek Link Rekrutmen TPM P3TGAI 2026 Kemen PU
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
Advertisement
83 PNS Kulonprogo Resmi Dilantik, Muhadi Jadi Staf Ahli Ekonomi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Jelang Menstruasi Pikiran Bisa Kabur Ini Penjelasan Ilmiahnya
- Dua Prajurit Masih Dirawat, KSAD Ungkap Situasi Terkini Lebanon
- Suhu Kawah Melonjak Radius Aman Gunung Slamet Diperluas
- Event Jogja April: Malam Ini, Guyon Waton dan NDX di Kridosono
- Arus Tol MKTT Melonjak Tajam Akses Bandara Jadi Paling Padat
Advertisement
Advertisement








