Advertisement
Akademisi Sarankan Jokowi Temui Prabowo Lebih Dahulu
Peserta pemilihan presiden 2019 Joko Widodo (kanan), dan Prabowo Subianto, bersalaman di sela-sela pengambilan nomor urut di Komisi Pemilihan Umum Jakarta, Jumat (21/9/2019). - Bisnis/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Dosen Komunikasi Politik Universitas Bengkulu Lely Arianie mengatakan sebaiknya Joko Widodo menemui Prabowo Subianto terlebih dulu sebagai proses rekonsiliasi pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan penetapan presiden-wakil presiden terpilih oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Saya sarankan Pak Jokowi yang mengajak, menyapa, atau menelpon Pak Prabowo. Pasti dia (Jokowi) memahami perasaan hati orang yang kalah,” kata Lely kepada Antara, Kamis.
Advertisement
Lely mengatakan meskipun tidak ada aturan siapa yang harus menemui terlebih dulu, Jokowi sebagai pemenang mengerti suasana kebatinan orang yang kalah. Presiden terpilih itu menurutnya juga tidak seharusnya terus-menerus mengirimkan perantaranya kepada Prabowo.
Namun, Lely melanjutkan apabila Jokowi sudah inisiatif mengajak atau menelepon Prabowo tetapi ditolak, itu tidak menjadi masalah. “Yang kalah juga jangan jual mahal karena bagaimanapun perjalanan ketatanegaraan kita terus berjalan,” ujarnya.
BACA JUGA
Lely mengatakan pertemuan kedua tokoh itu akan membantu meredakan konflik di masyarakat. Selain itu, ia juga memperkirakan rekonsiliasi Jokowi dan Prabowo akan turut membuat masyarakat yang semula terpecah-belah mungkin pelan-pelan bisa berangkulan kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Diskon Tarif Tol Trans Jawa 30 Persen Mulai Diberlakukan
- Iran Siap Bertahan dan Tidak Pernah Meminta Gencatan Senjata
- Kemnaker Cek Kesehatan Sopir Bus untuk Tekan Risiko Human Error
- Polda DIY Siagakan di GT Purwomartani, Antisipasi Antrean Mengular
- Menhub Tindak Tegas Truk Pelanggar SKB Lebaran 2026
- Berangkat dari Jogja, 1.800 Pedagang Ikuti Mudik Bareng Warmindo 2026
- MORAZEN Yogyakarta Santuni Anak Panti Ahmad Dahlan
Advertisement
Advertisement









