Hingga Agustus, Banjarnegara Masih Berpotensi Hujan

Ilustrasi. - Antarafoto/ Rahmad
04 Juli 2019 02:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, BANJARNEGARA--Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah masih berpeluang hujan dengan kriteria rendah hingga awal bulan Agustus 2019.

"Pada dasarian pertama Juli 2019 hingga dasarian pertama Agustus 2019 diprakirakan curah hujannya dalam kriteria rendah yakni di bawah 10 milimeter per dasarian," kata Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi di Banjarnegara, Rabu (3/7/2019).

Dia mengatakan, berdasarkan prakiraan deterministik curah hujan diketahui bahwa tren curah hujan terus mengalami penurunan yang signifikan. "Berdasarkan hasil monitoring diketahui bahwa curah hujan pada dasarian ketiga bulan Juni 2019 di sebagian besar wilayah Jawa Tengah termasuk kriteria rendah yakni 0 - 10 milimeter," katanya.

Sementara itu, dia menambahkan bahwa pada Kamis (4/7/2019) hampir seluruh wilayah di Kabupaten Banjarnegara berawan. "Hampir seluruh kecamatan berawan kecuali kecamatan Bawang yang diprakirakan cerah pada Kamis 4 Juli 2019," katanya.

Sebelumnya, BMKG memprakirakan wilayah Kabupaten Banjarnegara akan memasuki puncak musim kemarau pada bulan Agustus 2019. Setyoajie Prayoedhi mengatakan, tren curah hujan di wilayah Banjarnegara dan kabupaten lain di sekitarnya terus mengalami penurunan karena wilayah ini sudah mulai memasuki musim kemarau sejak awal bulan Juni 2019.

BMKG, kata dia, juga ikut mengajak masyarakat bijak menggunakan air guna mengantisipasi dampak kekeringan. Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara menginformasikan bahwa satu desa di wilayah setempat mulai mengalami krisis air bersih menyusul penurunan curah hujan di wilayah setempat.

"Desa Jalatunda, Kecamatan Mandiraja mulai terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih," kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara, Arief Rahman.

Dia mengatakan, pihaknya langsung mendistribusikan air bersih ke desa tersebut guna membantu warga yang membutuhkan.

Sumber : Antara