SIDANG MK : Dalil soal Ajakan Baju Putih Kubu Jokowi yang Diajukan Tim Hukum Prabowo Ditolak Hakim

Ketua Mahkamah Konstitusi Anwar Usman (ketiga kanan) bersama hakim konstitusi lainnya memimpin sidang lanjutan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (18/6/2019). - ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A
27 Juni 2019 16:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Hakim pada sidang sengketa pilpres menolak salah satu dalil yang diajukan kubu capres Prabowo Subianto.

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) menolak salah satu dalil Tim Hukum Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam sidang putusan sengketa Pilpres 2019 yang digelar Kamis (27/6/2019) hari ini.

Hakim MK menilai dalil kubu Prabowo yang menyebut ajakan penggunaan baju putih ke TPS yang diserukan Calon Presiden petahana Joko Widodo sebagai bagian pelangggaran Pemilu yang bersifat terstruktur, sistematis, dan masif tidak relevan.

Anggota Hakim MK, Arief Hidayat mengangap dalil tersebut tidak ada kaitannya dengan hasil perolehan suara paslon.

Berdasar peroses persidangan, Arief mengatakan majelis hakim MK tidak melihat adanya intimidasi terkait seruan menggunakan baju putih tersebut.

"Terhadap dalil pemohon (Tim Hukum Prabowo) Mahkamah mmpertimbangkan selama persidangan Mahkamah tidak menemukan fakta adanya intimidasi ajakan baju putih," kat Arief dalam sidang.

Selain itu, kata Arief, dalam persidangan pun tidak dapat membuktikan ada keterkaitan antara ajakan menggunakan baju putih yang diserukan Jokowi dengan hasil perolehan suara paslon.

"Lebih-lebih pengaruhnya terhadap perolehan suara. Oleh karena itu dalil pemohon tidak relevan dan harus dikesampingkan," ujarnya

Sumber : Suara.com