Abdul El-Sayed Berpeluang Jadi Senator Muslim Pertama AS, Trump Kesal
Abdul El-Sayed memenangi pemilihan pendahuluan Demokrat di Michigan dan berpeluang menjadi senator Muslim pertama AS. Donald Trump bereaksi keras.
Mohammed Mursi/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA--Setelah pingsan di pengadilan Kairo saat diadili atas tuduhan spionase, mantan Presiden Mesir Mohammed Mursi meninggal pada Senin (17/6/2019) akibat serangan jantung.
Kepala negara Mesir pertama yang dipilih secara demokratis tersebut merupakan seorang tokoh penting dalam organisasi Ikhwanul Muslimin yang saat ini dilarang. Mursi dipenjara sejak digulingkan oleh militer pada 2013 setelah hampir setahun berkuasa, menyusul protes massa terhadap pemerintahannya.
Kematiannya diperkirakan akan menumpuk tekanan internasional pada pemerintah Mesir atas catatan hak asasi manusianya, terutama kondisi di penjara menyusul penahanan ribuan aktivis Islam dan aktivis sekuler.
Jaksa penuntut umum mengatakan Mursi pingsan di area terdakwa di ruang sidang tak lama setelah berbicara di pengadilan, dan dinyatakan meninggal di rumah sakit pada pukul 16.50 waktu setempat. (21.50 WIB). Dikatakan pemeriksaan awal tidak menunjukkan tanda-tanda cedera di tubuhnya.
Ikhwanul Muslimin menggambarkan kematian Mursi sebagai "pembunuhan" dan menyerukan massa berkumpul di pemakamannya di Mesir dan di luar kedutaan besar Mesir di seluruh dunia.
Keluarga Mursi sebelumnya mengatakan kesehatannya memburuk di penjara dan mereka jarang diizinkan berkunjung.
Dilansir Reuters, sebuah sumber medis mengatakan Mursi meninggal karena serangan jantung.
Sumber itu mengatakan Mursi, yang juga menderita diabetes dan tekanan darah tinggi, telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit swasta dan di rumah sakit polisi di Kairo. Pernyataan tersebut sekaligus menyangkal bahwa ia tidak mendapatkan perawatan medis.
Putra Mursi, Abdullah Mohamed Mursi, mengatakan kepada Reuters bahwa pihak keluarga belum dihubungi mengenai perincian penguburan dan hanya berkomunikasi melalui pengacara mereka.
Abdullah mengatakan sebelumnya bahwa pihak berwenang menolak untuk mengizinkan Mursi dimakamkan di tanah pemakaman keluarga di provinsi Sharqiya di Delta Nil.
"Kami tidak tahu apa-apa tentang dia dan tidak ada yang berhubungan dengan kami, dan kami tidak tahu apakah kami akan dapat memandikan jenazah atau melakukan salat jenazah atau tidak," katanya, seperti dikutip Reuters.
Amnesty International menyerukan penyelidikan yang adil, menyeluruh, dan transparan atas kematian Mursi.
"Pihak berwenang Mesir memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa, sebagai tahanan, ia memiliki akses terhadap perawatan medis yang layak," ungkap Amnesty International dalam sebuah pernyataan.
Seorang anggota Parlemen Inggris, Crispin Blunt, yang telah memimpin delegasi anggota parlemen dan pengacara Inggris tahun lalu dalam mengeluarkan laporan tentang penahanan Mursi, mengecam kondisi penahanan Mursi.
"Kami ingin mengetahui apakah ada perubahan dalam kondisinya sejak kami laporkan pada Maret 2018, dan jika ia terus ditahan dalam kondisi yang kami temukan, maka saya khawatir pemerintah Mesir kemungkinan akan bertanggung jawab atas kematiannya," katanya dalam sambutannya kepada BBC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Abdul El-Sayed memenangi pemilihan pendahuluan Demokrat di Michigan dan berpeluang menjadi senator Muslim pertama AS. Donald Trump bereaksi keras.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.
Shayne Pattynama kembali ke Persija setelah membela Timnas Indonesia di ASEAN Hyundai Cup 2026 dan siap bekerja keras di bawah Shin Tae-yong.
IESR mendukung pengurangan subsidi BBM lewat elektrifikasi transportasi, tetapi meminta perlindungan kelompok rentan dan penguatan ekosistem EV.
Pelatih PSIM Jean-Paul Van Gastel mengungkap rumitnya proses rekrutmen pemain di Indonesia yang banyak mengandalkan jaringan dan video agen.
Prabowo mengajukan Aida S. Budiman, Solikin M. Juhro, dan Anwar Bashori sebagai calon pimpinan Bank Indonesia. Ini rekam jejaknya.