Advertisement
Masih Rangkaian Lebaran, Bea Cukai Bandung Berhasil Gagalkan Penyelundupan Narkotika
Advertisement
Harianjogja.com, BANDUNG--Upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 2.085 gr berhasil digagalkan oleh Bea Cukai Bandung di Bandara Husein Sastranegara, Bandung pada hari Kamis, 6 Juni 2019 lalu.
Saipullah Nasution, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat mengatakan bahwa pengamanan selama hari libur memang tidak akan berkurang bahkan justru ditambahkan.
Advertisement
“Meskipun dalam suasana libur hari raya Idul Fitri 1440 H, tidak lantas menyurutkan kinerja pengawasan atas lalu lintas barang dan penumpang. Petugas tetap melakukan pemeriksaan karena justru biasanya momen libur seperti ini dimanfaatkan oknum-oknum tertentu,” ujarnya.
Bermula dari hasil analisa pra kedatangan atas penerbangan Malindo Air rute Kuala Lumpur – Bandung dan pemeriksaan bagasi dengan menggunakan x-ray, ditemukan anomali pada barang bawaan milik penumpang dengan inisial WB.
BACA JUGA
Berdasarkan hasil pemeriksaan atas barang bawaan penumpang, petugas menemukan serbuk kristal berwarna putih di dalam buku yang dimodifikasi sebagai tempat untuk menyembunyikan serbuk tersebut. Barang bukti kemudian dilakukan uji laboratorium di Balai Laboratorium Bea Cukai Jakarta dan dinyatakan positif sabu.
“Keberhasilan ini merupakan aksi nyata tim gabungan Bea Cukai Bandung dan Kantor Wilayah Bea Cukai Jawa Barat yang bersinergi dengan seluruh instansi terkait dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika di Indonesia guna melindungi dan menyelamatkan masyarakat dari penyalahgunaan narkotika,” tutup Saipullah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- YouTuber Resbob dan Bigmo Jadi Tersangka Fitnah Azizah Salsha
- ABK Penyelundup 2 Ton Sabu di Batam Divonis 5 Tahun Penjara
- Update Mudik Lebaran 2026: Masih Ada 2,37 Juta Tiket Kereta Api KAI
- Penetapan Hakim Adies Kadir Dipersoalkan, Begini Amar Putusan MKMK
- PBB Soroti Krisis Kemanusiaan di Timur Tengah
Advertisement
Sampling Takjil di Jogokariyan, Dinkes Jogja Temukan Pewarna Berbahaya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Demi Indonesia Emas 2045, Kasus Stunting Harus Dicegah
- AS Rugi Rp33 Triliun Imbas Serangan Iran, Ini Rinciannya
- Cetak Generasi Unggul, Orang Tua Diminta Cermati Tumbuh Kembang Anak
- Disnakertrans DIY Perketat Pengawasan THR 2026
- Campuran Amla dan Kunyit Bantu Menjaga Jantung Tetap Sehat
- Evaluasi Van Gastel: Disiplin Taktis Jadi Kunci PSIM Curi Poin
- Kaki Bengkak dan Mati Rasa Bisa Jadi Tanda Gangguan Sirkulasi
Advertisement
Advertisement








