Ini Susunan Baru DK PBB 2027-2028, Filipina Tersingkir Dramatis

Newswire
Newswire Kamis, 04 Juni 2026 13:17 WIB
Ini Susunan Baru DK PBB 2027-2028, Filipina Tersingkir Dramatis

Bendera PBB. - UN.org

Harianjogja.com, JAKARTA—Lima negara resmi terpilih sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk masa jabatan 2027–2028. Mereka adalah Austria, Kirgizstan, Portugal, Trinidad dan Tobago, serta Zimbabwe.

Pemilihan yang berlangsung dalam Sidang Majelis Umum PBB pada Rabu (3/6/2026) ini menjadi momen bersejarah, khususnya bagi Kirgizstan. Negara Asia Tengah tersebut untuk pertama kalinya berhasil menembus kursi Dewan Keamanan sejak bergabung dengan PBB.

Kelima negara ini akan mulai menjalankan tugasnya pada 1 Januari 2027 hingga 31 Desember 2028, menggantikan Denmark, Yunani, Pakistan, Panama, dan Somalia yang masa jabatannya segera berakhir.

Dalam proses pemilihan, setiap kandidat wajib meraih dukungan dua pertiga dari negara anggota PBB yang hadir dan memberikan suara. Dengan asumsi seluruh 193 negara ikut serta, minimal diperlukan 129 suara untuk memastikan satu kursi.

Dari tujuh kandidat yang bersaing memperebutkan lima kursi, Austria, Portugal, Trinidad dan Tobago, serta Zimbabwe langsung lolos dalam putaran pertama. Sementara itu, persaingan ketat terjadi antara Kirgizstan dan Filipina yang harus melalui beberapa putaran tambahan.

Setelah tiga kali pemungutan suara lanjutan, Kirgizstan akhirnya unggul dan mengamankan posisi terakhir, menyingkirkan Filipina dalam duel yang berlangsung sengit.

Sebagai informasi, Dewan Keamanan PBB terdiri dari 15 anggota, dengan lima negara sebagai anggota tetap yakni Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan Prancis. Sementara itu, 10 kursi lainnya diisi oleh anggota tidak tetap yang dipilih berdasarkan distribusi kawasan geografis dan bergantian setiap tahun.

Kelima negara yang baru terpilih mewakili kawasan Afrika, Asia-Pasifik, Amerika Latin dan Karibia, serta Eropa Barat dan kelompok lainnya. Adapun kawasan Eropa Timur tidak mengikuti pemilihan tahun ini karena jatahnya masih dipegang Latvia hingga 2027.

Dewan Keamanan dikenal sebagai organ paling berpengaruh di PBB. Lembaga ini memiliki kewenangan besar dalam menjaga stabilitas global, termasuk menjatuhkan sanksi internasional hingga memberikan mandat penggunaan kekuatan militer dalam situasi tertentu.

Masuknya lima negara baru ini diharapkan membawa dinamika dan perspektif segar dalam menghadapi berbagai isu global yang semakin kompleks.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online