PSGS: Gempa Kembar Venezuela Jadi Peringatan bagi Indonesia
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa
Ilustrasi kebakaran./Ist-Okezone
Harianjogja.com, BANDUNG--Sebanyak 62 kios di Pasar Ujung Berung, Kota Bandung hangus akibat kebakaran yang melanda kawasan itu, Minggu (9/6/2019) malam.
"Sejauh ini kita lihat ada 62 kios liar [pinggir jalan] yang terbakar," kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB), Dadang Iriana kepada wartawan di sela-sela pemadaman, Minggu malam.
Ia menduga api akan menjalar ke sejumlah kios lain, pasalnya para kios banyak yang berbahan kayu yang mudah terbakar. Selain itu, api juga telah menjalar hingga lantai dua.
"Kalau yang lantai dua belum kita hitung. Api masih menyala," jelas dia.
Saat ini petugas pemadam masih berupaya untuk melakukan pemadaman hingga membongkar sejumlah kios yang tetutup oleh rolling door.
Sementara itu ratusan warga sekitar berkerumun dan menyaksikan salah satu pasar di Bandung Timur tersebut dilalap api. Ada juga para pemilik kios yang berusaha menyelamatkan barang dagangannya yang masih tersisa.
Sebelumnya, berdasarkan informasi api diduga berasal dari arus pendek sebuah kios buah buahan. Lalu api merambat ke kios kembang api yang berada di sebelahnya hingga merambat ke kios lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PSGS mengingatkan Indonesia perlu memperkuat mitigasi gempa setelah fenomena gempa kembar di Venezuela memicu kekhawatiran risiko serupa
Kebakaran Rama Billiard & Cafe Jogja diduga dipicu gangguan listrik. Kerugian ditaksir lebih dari Rp20 miliar tanpa korban jiwa.
Bandara Adisutjipto resmi melayani rute langsung Yogyakarta–Banjarmasin setiap hari bersama Citilink mulai 1 Juli 2026.
Kemenkes menegaskan tenaga medis dan nakes berhak menghentikan pelayanan jika mengalami intimidasi, sesuai UU Kesehatan.
Pemda DIY belum mengangkat Guru Pendamping Khusus menjadi PPPK karena masih menghitung kemampuan anggaran dan kesiapan pelaksanaannya.
Stok beras Bulog mencapai rekor 5,18 juta ton per 2 Juli 2026. Serapan beras sudah 81,65 persen dari target pengadaan nasional.