Wamenkeu Juda Agung Ungkap Arah Fiskal 2027 dan Target 6 Persen
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Ilustrasi pelajar SMP (Solopos-Whisnupaksa Kridangkara)
Harianjogja.com, SOLO--Lantaran sistem zonasi yang diterapkan, Dinas Pendidikan (Disdik) Solo tidak lagi membuat pemeringkatan nilai Ujian Nasional (UN) SMP baik negeri maupun swasta.
Hal tersebut disebabkan sistem zonasi. Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdik Kota Solo, Bambang Wahyono. Sejak tiga tahun lalu Disdik tidak lagi membuat peringkat sekolah yang mendapatkan nilai UN tertinggi.
“Disdik Solo sudah tidak membuat peringkat daftar sekolah yang siswanya mendapat nilai UN tertinggi. Kalau ada sekolah negeri atau swasta yang membuat peringkat itu, saya pastikan bukan Disdik yang membuat,” ujar dia saat dihubungi Solopos.com melalui sambungan telepon, Senin (3/6/2019).
Dengan tidak dipublikasikannya peringkat, Bambang berharap orang tua memiliki kesadaran untuk menyekolahkan putra-putrinya sesuai sistem zonasi. Dengan demikian peningkatan mutu pendidikan yang merata segera terwujud.
"Semua sekolah memiliki potensi untuk menjadi sekolah favorit. Jadi semua mampu bersaing untuk meraih peringkat atas, baik di bidang akademik maupun nonakademik,” ujar dia.
Bambang menjelaskan pada dasarnya semua anak merupakan juara di bidangnya masing-masing. Dengan adanya zonasi diharapkan sekolah maupun orang tua mampu melihat dan mengembangkan potensi anak di mana pun mereka bersekolah.
"Sistem zonasi diharapkan mampu memberikan kualitas yang sama dan pemerataan di sekolah negeri. Dengan begitu tidak ada istilah sekolah favorit, sekolah tidak bagus, dan sebagainya. Sistem zonasi juga bertujuan mengurangi jumlah siswa yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah,” ujar dia.
Mengubah pola pikir masyarakat tentang sekolah favorit atau sekolah tidak favorit merupakan tantangan berat bagi Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.
”Masih sulit mengubah pola pikir masyarakat akan sekolah favorit dan nonfavorit. Dengan tidak membuat peringkat siswa yang memiliki nilai tinggi, saya berharap dapat mengurangi pola pikir masyarakat mengenai sekolah favorit dan nonfavorit,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Kebijakan fiskal 2027 tetap pro-growth dengan target pertumbuhan 6% dan defisit 2,4% PDB, namun pemerintah menjaga kehati-hatian fiskal.
Cek jadwal KSPN Jogja Sabtu 10 Oktober 2026 ke Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan tarif dan jam keberangkatan.
Cek jadwal DAMRI dari Bandara YIA ke Jogja dan Sleman pada Sabtu 10 Oktober 2026. Tarif normal Rp80.000 per penumpang.
Cek jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu, 10 Oktober 2026. Tersedia 10 perjalanan dengan keberangkatan dari kedua arah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu, 10 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu, 10 Oktober 2026, dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu. Simak waktu keberangkatan di setiap stasiun.