Advertisement
KPK Ingatkan Jokowi agar Pilih Menteri dari Kalangan Profesional
Gedung KPK - JIBI/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang mengharapkan menteri-menteri yang akan dipilih oleh Presiden Joko Widodo dalam kabinet yang akan datang diisi oleh orang-orang yang profesional.
"Kemarin kan disebut ada yang disebut katanya zaken kabinet (kabinet yang diisi dari kalangan ahli). Bahwa itu adalah orang-orang profesional yang kalau dia bicara lingkungan hidup dia paham. Kalau dia umpamanya di keuangan, dia mengerti betul sebenarnya Indonesia bisa ngumpul berapa uang lagi," kata Saut di gedung KPK, Jakarta, Selasa (21/5/2019).
Advertisement
Selanjutnya, Saut pun mengharapkan agar menteri yang dipilih nantinya dapat menerapkan "zero tolerance" terhadap segala tindak pidana korupsi.
"Dengan 'zero tolerance' tegas bahwa sekecil apapun pelanggaran itu harus ada sanksinya. Oleh sebab itu, kalau kita bicara 'zero tolerance' barulah kemudian kita bisa mendekati apa yang disebut strategi nasionalnya dan strategi nasional sekarang kita berada di KPK dengan tiga prioritas pendapatan negara, perizinan, dan kemudian penegakan hukuman," katanya.
BACA JUGA
Selanjutnya, Saut pun mengharapkan agar menteri-menteri yang dipilih nantinya mempunyai integritas. "Kemudian kalau ketemu dengan orang-orang yang berintegritas, dipilih orang orang berintegritas KPK akan lebih gampang ikutin iramanya," ungkap dia.
Menurutnya, jika sudah mempunyai integritas maka dapat membangun tata kelola yang baik dalam pemerintahan. "Katakan lah banyak impian-impian kita tentang APBN menjadi Rp4.000 triliun yang pernah kita sebut itu. Kemudian kita melakukan penindakan itu akan menjadi lebih cepat, kesejahteraan menjadi lebih baik dan kalau kesejahteraan lebih baik kemudian dunia luar melihat kita lebih tertib," ucap Saut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Warga Mantrijeron Titip Motor Saat Mudik Malah Dicuri Tetangga Sendiri
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Armada Kebersihan Malioboro Tak Berhenti Berputar Selama Libur Lebaran
- ASN di DIY Diminta Tinggalkan Kendaraan Pribadi Ketimbang WFA
- Rupiah Menguat Tipis Saat Pasar Menunggu Sinyal Damai Iran
- Duet Jop dan Franco Terbentuk, PSIM Jogja Masih Bocor di Lini Belakang
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Dapur MBG Kena Sanksi, DPR Minta Perizinan Pelanggar Dicabut
- Rutin Makan Kimchi Disebut Bisa Turunkan Risiko Penyakit Kulit
Advertisement
Advertisement







