Aturan Baru X: Cuitan Dibatasi, Pengguna Diminta Berlangganan
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Zulkifli Hasan. /Antara- Dhemas Reviyanto
Harianjogja.com, SEMARANG--Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan dilaporkan sempat melakukan pertemuan tertutup dengan para kader dan pengurus partai di tingkat Dewan Pimpinan Wilayah PAN Jawa Tengah, Rabu (15/5/2019).
Namun, selepas pertemuan tertutup itu, Zulkifli Hasan hanya mengaku memberikan dukungan kepada kader-kader PAN di Provinsi Jawa Tengah dan 35 kabupaten/kota terkait dengan hasil Pemilu 2019.
"Saya datang ke sini untuk memberikan support kepada kawan-kawan DPW PAN Jateng," katanya seusai pertemuan tertutup di Kantor DPW PAN Jateng, Kota Semarang, dilansir Antara, Rabu.
Zulkifli juga mendukung dan mempersilakan para kader sekaligus calon anggota legislatif dari PAN yang perolehan suaranya merasa dicurangi atau dizalimi pada pemilu legislatif lalu untuk mengajukan gugatan.
"Kami datang untuk mendukung, baik moril maupun materiil sampai dimana pun. Kalau ada yang merasa dicurangi, dizalimi, kejar kalau itu hak kita maka wajib untuk dipertahankan. Kalau itu memang hak kita, kita kejar, kita gugat," ujarnya.
Zulkifli mengungkapkan sudah ada beberapa laporan kecurangan pada pelaksanaan Pemilu 2019 di Jateng, tapi tidak dijelaskan secara terperinci. Wakil Ketua DPW PAN Jateng Ahsin Maruf memastikan bahwa kunjungan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan ke kantor DPW hanya untuk memberikan dukungan kepada para kader yang baru selesai berjuang memperoleh kursi dengan hasil apapun pada pemilu yang laku.
"Kalau ada caleg yang merasa suaranya dicurangi, kita akan support dia untuk melaporkannya kepada penyelenggaran pemilu, intinya hanya itu," katanya. Seperti diketahui, pada Pemilihan Legislatif 2019 PAN tidak mendapatkan kursi DPR dari Jateng, padahal sebelumnya berhasil mengirim delapan orang kadernya dari Jateng ke Senayan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Solopos.com
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.