Saksi Prabowo Ditarik dalam Rapat Rekapitulasi, Bawaslu Tak Ambil Pusing

Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) bersama Cawapres Sandiaga Uno dan petinggi partai pendukung mengangkat tangan saat mendeklarasikan kemenangannya pada Pilpres 2019 kepada awak media di kediaman Kertanegara, Jakarta, Kamis (18/4/2019). - ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso
15 Mei 2019 15:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tak berpikir pusing soal rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang akan menarik para saksinya dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pilpres. Menurut  anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, hal itu adalah hak dan tidak akan akan memengaruhi proses dan hasil rekapitulasi.

Lebih lanjut, Afif menuturkan dengan hadir atau tidaknya saksi dari peserta pilpres tidak akan menghentikan proses rekapitulasi. Menurutnya, hasil rekapitulasi penghitungan suara pun tidak akan berpengaruh dengan tidak hadirnya saksi dari peserta pilpres.

"Ya itu kan hak. Tidak [memengaruhi hasil]," kata Afif di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Sebelumnya, Wakil Ketua BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Priyo Budi Santoso mengatakan akan menarik seluruh saksi dalam proses rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilpres 2019. Hal itu, dikatakan Priyo usai menghadiri acara bertajuk 'Mengungkap Fakta-Fakta Kecurangan Pilpres 2019' yang digelar BPN Prabowo - Sandiaga Uno di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (14/5/2019).

"Per tadi hari ini [Selasa 14/5/2019] diumumkan demikian [kecurangan], dengan demikian seluruh saksi-saksi yang sekarang berada baik di KPU pusat, di Provinsi, dan Kabupaten-Kota yang sekarang masih ada proses kami rencanakan dan kami perintahkan untuk ditarik," ujar Priyo.

Kendati begitu, hingga kekinian saksi dari BPN Prabowo - Sandiaga Uno masih terlihat hadir dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat nasional yang digelar di Kantor KPU RI.

Dari pantauan suara.com, Rabu (15/5/2019) tiga orang saksi perwakilan dari BPN Prabowo - Sandiaga Uno terlihat hadir di tengah-tengah ruang sidang lantai dua Kantor KPU RI. Salah satu saksi yang hadir, yakni Aziz Subekti.

Namun, Aziz enggan berkomentar ketika dikonfirmasi terkait instruksi dari BPN Prabowo - Sandiaga Uno yang akan menarik saksi-saksinya. Aziz juga tak mau berkomentar saat ditanya apakah sudah ada perintah untuk menarik diri dari rapat tersebut.

"Saya enggak komentar. Saya enggak komentar," kata Aziz di Ruang Sidang Lantai 2, Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (15/5/2019).

Sumber : Suara.com