Advertisement
Sejumlah Tokoh Oposisi Diperika Polisi, Ini Kata JK...
Jusuf Kalla. - Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menegaskan penetapan tersangka sederet tokoh oposisi dalam sebuah kasus hukum tidak berkaitan dengan posisi politiknya. Menurut JK, sederet tokoh yang diperiksa itu karena ada kasus hukumnya.
JK berpendapat, mengambil posisi politik sebagai oposisi diperbolehkan sesuai aturan hukum. Karenanya kasus hukum yang diproses polisi tidak berkaitan dengan posisi politik seseorang.
Advertisement
"Jadi diperiksa bukan karena oposisinya, jadi dia diperiksa atas mungkin beberapa tindakannya atau beberapa kejadian, dan tidak ada hubungan dengan oposisi. Tapi karena tidak sesuai hukum," katanya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).
Sederet tokoh oposisi sekaligus pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi, seperti Eggi Sudjana, Mayjen (Purn) Kivlan Zein, Bachtiar Nasir hingga Permadi berurusan dengan polisi dalam berbagai kasus hukum.
BACA JUGA
Eggi Sudjana telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan makar. Sedangkan Bachtiar Nasir juga telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengalihan aset Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).
Sementara itu, Mayjen (Purn) Kivlan Zein dipolisikan oleh seseorang atas kasus dugaan kabar bohong dan menggerakan makar. Politikus senior Gerindra Permadi juga dipolisikan atas tuduhan makar karena seruan 'revolusi.'
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Wilayah di Jogja dan Sedayu Kena Pemadaman Listrik, Hari Ini
- Kasus Pengeroyokan Remaja di Bantul, Motif Diduga Rivalitas Geng
- Turis Kolombia Ngamen di Bantul Berujung Dideportasi
- Lansia 80 Tahun Tewas di Simpang Jambon, Diduga Pengendara Lalai
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 22 April 2026
- Menkeu Copot Dua Dirjen, Tiga Posisi Strategis Kosong
- Viral, Area Pemakaman di Jogja Diduga Dipakai Kandang dan Gudang
Advertisement
Advertisement









