Polda DIY Berantas Miras Ilegal, 13.817 Botol Disita dari 443 Kasus
Polda DIY menyita 13.817 botol miras ilegal dan oplosan dari 443 kasus sepanjang Januari-Juni 2026 demi menjaga kamtibmas.
Ilustrasi kekerasan/JIBI
Harianjogja.com, SUKOHARJO--Kepala Satuan Reskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani yang menjadi korban pengeroyokan perguruan silat, kondisinya masih belum sadarkan diri selama tiga hari ini, di ruang ICU Rumah Sakit Dr. Oen Solo Baru Sukoharjo, Sabtu (11/5/2019).
Korban yang ditunggui oleh istrinya, Dewi, dan sejumlah keluarganya merasa sangat khawatir dengan kondisi kesehatan Aditia Mulya, sehingga ingin memindahkan ke RS Gleneagles Singapura, untuk mendapatkan perawatan intensif.
Sejumlah keluarga, sanak saudara, dan teman korban terlihat menjenguk untuk melihat perkembangan kesehatan Aditia. Seorang petugas Polwan dan anggota Sat Reskrim Wonogiri juga berjaga di ruang tunggu ICU untuk mendamping keluarga Aditia.
Bahkan, Kepala Polsek Pasar Kliwon Polresta Surakarta AKP Ariakta Gagah Nugraha juga sering terlihat di rumah sakit untuk mendampingi pihak keluarga korban.
Menurut Kapolsek Pasar Kliwon Polresta Surakarta AKP Ariakta Gagah Nugraha dirinya membantu keluarga seniornya itu, yakni Aditia sebagai penghubung dalam penanganan perkembangan kesehatan korban. "Aditia Mulya mantan Kapolsek Pasar Kliwon yang sekarang saya jabat," Ariakta.
Menurut dia, pihak keluarga memang berencana membawa Aditia ke RS Gleneagles Singapura, tetapi harus ada rekomendasi dari dokter spesialis emergency medicine dari Jakarta.
"Kami akan menunggu rekomendasi dari dokter spesialis emergency medicine dari Jakarta itu, baru bisa membawa ke Singapura," katanya.
Oleh karena itu, pihaknya segera melaporkan ke Polda untuk menghubungi pihak dokter spesialis emergency medicine di Jakarta. Jika dokter memberikan izin dalam perjalanan dengan pesawat tidak membahayakan kondisi kesehatan pasien akan dibawa ke Singapura.
"Kami harus membantu keluarga Aditia sebagai penghubung agar kesehatannya bisa lebih baik. Kondisi terakhir Aditia belum sadar hingga sekarang," katanya.
Istri Aditia, Dewi saat diminta konfirmasi soal perkembangan kesehatan suaminya, melalui petugas keamanan di ICU, menyatakan, ibu Dewi belum berkenan ditemui. Dia masih fokus menunggui suaminya yang masih belum sadarkan diri berbaring di ruang ICU.
Namun, Dewi sebelumnya mewakili keluarga menyatakan berencana untuk memindahkan Aditia ke rumah sakit di Singapura sebagai alternatif pengobatan. Hal ini, masih menunggu dilakukan observasi tim medis.
Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Aditia Mulya Ramdhani menjadi korban pengeroyokan saat mengamankan kasus gesekan dua perguruan silat di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, pada Kamis (9/5/2019) diri hari. Kasat Rekrim AKP Aditia Mulya Ramdhani yang menjadi korban saat mengamankan adanya gesekan dua perguruan silat tersebut, kini belum sadarkan diri dan dirawat di Ruang ICU RS dr Oen Solo Baru, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
Kepala Polda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel sebelumnya mengatakan Polda dengan kasus tersebut berusaha memberikan perawatan maksimal mungkin kepada Kasat Reskrim yang menjadi korban agar dapat segera sembuh.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus tersebut. Polisi menegaskan pelaku harus diproses hukum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Polda DIY menyita 13.817 botol miras ilegal dan oplosan dari 443 kasus sepanjang Januari-Juni 2026 demi menjaga kamtibmas.
OpenAI memperlambat sebagian pengembangan AI Astra setelah hasil pengujian menunjukkan kemampuan keamanan sibernya berpotensi mencapai level Critical. Pengamana
Burnout dapat membuat seseorang lebih mudah marah dan impulsif di media sosial. Psikolog Ratih Ibrahim mengingatkan burnout bukan alasan untuk merugikan orang l
John Herdman: "Dewa sepakbola tak berpihak" usai Indonesia gagal ke semifinal Piala AFF 2026 ditahan 1-1 Singapura. Fokus kini ke FIFA ASEAN Cup 2026 sebagai tu
Aturan baru bandara Thailand: petugas bisa buka koper penumpang tanpa pemilik mulai 16 Oktober 2026. Proses transparan dengan rekaman video, hanya untuk koper m
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian kompak turun pada Sabtu 8 Agustus 2026. Emas Antam 1 gram turun Rp31.000 menjadi Rp2,756 juta.