Dewan Pers Desak RI Bebaskan Jurnalis yang Ditahan Israel
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Foto udara Selat Hormuz - Iran menyatakan bahwa mereka masih mempertahankan “kendali penuh” atas wilayah darat, bawah laut, dan udara Selat Hormuz di tengah kekhawatiran akan kemungkinan serangan AS terhadap Teheran. ANTARA/HO-Anadolu Ajansi/pri.
Harianjogja.com, BEIRUT—Iran mengerahkan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk menutup Selat Hormuz di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan Brigadir Jenderal IRGC Ibrahim Jabari pada Sabtu (28/2/2026). Ia menegaskan langkah tersebut diambil sebagai respons langsung atas serangan yang dilakukan terhadap Iran.
“Saat ini penutupan Selat Hormuz telah dilakukan oleh pasukan IRGC menyusul agresi terhadap Iran,” ujar Jabari dalam wawancara dengan penyiar Al-Mayadeen.
Respons atas Serangan AS dan Israel
Sebelumnya pada hari yang sama, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan ke sejumlah target di Iran, termasuk di Teheran. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya korban sipil.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan berupa rudal ke wilayah Israel dan menargetkan infrastruktur militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah.
Perwakilan IRGC menilai Israel telah melakukan “salah perhitungan” dengan menyerang Iran, yang dinilai berpotensi memperluas konflik regional dan mengganggu stabilitas global.
Sekolah Ditutup, Aktivitas Dialihkan Daring
Di tengah situasi keamanan yang memburuk, Kementerian Pendidikan Iran mengambil langkah darurat. Kantor berita ISNA melaporkan seluruh sekolah di Iran ditutup sementara atau dialihkan ke sistem pembelajaran daring.
Kebijakan tersebut diambil untuk menjamin keselamatan peserta didik dan tenaga pendidik di tengah meningkatnya intensitas serangan dan ancaman keamanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sarwendah bantah keras fitnah ikut pesugihan di Gunung Kawi. Kuasa hukum sebut itu murni syuting horor dan bidik konten video Pesulap Merah.
Konsep halal tidak cukup dipahami sebatas label pada kemasan produk. Kehalalan harus dibangun dari niat dan kesadaran pelaku usaha.
Taeyang BIGBANG merilis album Quintessence setelah 9 tahun, berisi 10 lagu dan kolaborasi global lintas musisi.
xAI meluncurkan Grok Build, AI coding berbasis terminal untuk saingi Claude Code dengan fitur plan mode dan sub-agent.
Polresta Sleman bentuk tim khusus untuk selidiki kasus 11 bayi di Pakem, termasuk dugaan adopsi ilegal dan TPPO.