Advertisement
Perludem Sebut Pemilu 2019 Kurang Adil untuk Pemilih dan Penyelenggara
Direktur Perludem Titi Anggrani (lima dari kiri), Komisioner KPU Ilham Saputra (empat dari kanan), Ketua PP Muhammadiyah Busyro Muqoddas, Aktivis ICW Donal Fariz (kanan) saat diskusi publik di PP Muhammadiyah, Jakarta, (4/9/2018) - Bisnis / Muhammad Ridwan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) melakukan evaluasi atas penyelenggaraan Pemilu 2019. Mereka menilai Pemilu 2019 kurang adil bagi pemilih dan penyelenggara.
Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini menyatakan prinsip Pemilu 2019 adalah jujur dan adil. Namun, prinsip itu seharusnya diartikan bukan hanya adil bagi kontestasi namun juga bagi penyelenggara dan pemilu.
Advertisement
Bagi pemilih, pemilihan legislatif berada di bawah bayang-bayang pemilihan presiden. Dengan demikian, pemilih mendapatkan informasi yang tidak memadai untuk membuat keputusan terkait pemilihan legislatif terutama mengenai pilihan partai politik dan calon legislatif.
"Saya tanya sama kawan-kawan, pasti di hari H mengalami kebingungan mau pilih siapa? Jadi terlalu banyak aktor. DPRD pun digabungkan. Ada kekurangadilan, ketidakadilan yang dirasakan pemilih berkaitan dengan keragaman pilihan dan yang kedua, akses informasi yang cukup soal legislatif," kata Titi dalam diskusi bertajuk "Kapok Pemilu Serentak" yang disiarkan langsung oleh Radio Smart FM, Sabtu (11/5/2019).
BACA JUGA
Sementara itu, Titi menilai Pemilu 2019 juga kurang adil bagi penyelenggara. Penyelenggara pemilu, ujarnya, mendapatkan beban "Pemilu Borongan" untuk mengurus 5 surat suara sekaligus.
"(Mereka) bekerja di bawah petarungan yang begitu terpolarisasi, penuh kecurigaan dengan pasal-pasal yang siap mengkriminalisasi," kata Titi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Prakiraan Cuaca BMKG Sabtu: Waspada Hujan Lebat di Jawa dan Bali
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- WhatsApp Uji Coba Fitur Pesan Terjadwal di iOS Beta
- Harga Emas Pegadaian Naik Tipis Jumat (27/2/2026)
- Komisi III DPR Dukung Kejagung Hentikan Kasus Guru Honorer
- Pakistan Umumkan Perang Terbuka Lawan Afghanistan
- Juventus Incar Emil Audero, Peluang Pulang ke Turin
- La Liga Pekan Ini: Ujian Berat Barcelona di Jornada 26
- Drawing 16 Besar Liga Champions 2025-2026: Jadwal dan Link Streaming
Advertisement
Advertisement








