Advertisement
Waktu Sahur, Remaja di Petamburan Malah Tawuran
Ilustrasi. - JIBI/Solopos
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Para remaja terlibat tawuran di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Mereka terlibat tawuran saat waktu makan sahur.
"Lemparan batunya mengenai tenda tadi," kata Ali, pedagang di Gang Paksi, Petamburan 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir Antara.
Advertisement
Ali mengatakan tawuran berlangsung selama sekitar setengah jam dan lemparan batu mengenai tendanya saat sedang berjualan pecel lele di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, saksi mata lain juga mengatakan dirinya tengah menonton bola saat puluhan remaja yang awalnya ingin membangunkan warga untuk sahur tiba-tiba saling melempar bebatuan dan botol kaca.
BACA JUGA
Beberapa menit sebelum bentrokan berakhir, puluhan remaja saling melempar bebatuan dan botol kaca di depan Gang Paksi Petamburan 3 pada sekitar pukul 02.30 WIB.
Bentrokan akhirnya berhenti setelah sejumlah polisi mendatangi lokasi kejadian dan dilerai oleh beberapa warga di sekitar lokasi.
Batu dan pecahan kaca berserakan di jalan raya di sekitar Gang Paksi Petamburan 3 setelah puluhan remaja yang terlibat tawuran akhirnya bubar dan warga juga mulai meninggalkan tempat kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Air Bersih Akhirnya Mengalir ke Panggang Gunungkidul Setelah 25 Tahun
Advertisement
Mekar Hanya Beberapa Hari, Bunga Bangkai di Palupuh Diserbu Turis
Advertisement
Berita Populer
- Insiden Anjlok di Bumiayu, Kereta dari Jogja Putar Arah
- Dosen Diarahkan WFH Sehari, Kampus Diminta Atur Jadwal
- Daftar Skuad Bulu Tangkis Indonesia untuk Kejuaraan Asia
- Pagi Panas Sore Hujan, BMKG: Tanda Peralihan Musim Dimulai
- Digugat ke PTUN, Pemkab Bantul Sebut Pemecatan Dukuh Seloharjo Sah
- Sultan HB X Tekankan Pentingnya Mawas Diri dalam Pengambilan Keputusan
- WFH ASN Bantul Dibatasi, Tidak Semua OPD Bisa Terapkan
Advertisement
Advertisement







